Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Warga Joging Sempatkan Lihat Kantor DPU yang Terbakar

melintasi Jalan Ahmad Yani, tepatnya di lokasi Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar yang terbakar kemarin sore.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Budi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM   TENGGARONG - Tiap minggu pagi sejumlah warga Tenggarong memilih untuk joging mengitari jalan-jalan di Tenggarong. Namun, kali ini mereka menyempatkan diri melintasi Jalan Ahmad Yani, tepatnya di lokasi Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar yang terbakar kemarin sore.

Sejumlah warga ingin tahu langsung bekas bangunan gedung berlantai dua yang ludes terbakar. Warga datang bersama keluarga. Lokasi kebakaran ini juga tak luput menjadi perhatian anak-anak yang bersepeda.

Amin, warga Jalan Pesut, tampak serius melihat gedung Dinas PU yang kini berganti Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air itu. Pasca kebakaran, polisi memasang garis polisi untuk keperluan olah TKP yang direncanakan, Senin (19/11/2012)

"Tadi malam, saya tidak sempat melihat langsung karena memang dilarang mendekat dan ramai sekali. Jadi pagi ini, saya pengin lihat langsung kondisi gedung yang terbakar," ujarnya ditemani istrinya. Amin mengaku rutin tiap minggu pagi mengajak istrinya joging. Namun, kali ini dia mengambil lokasi joging di sekitar Jalan Imam Bonjol dan Jalan Ahmad Yani yang berdekatan dengan lokasi kebakaran.

Samsul, bocah 10 tahun, datang bersama 2 orang temannya sembari bersepeda. Kebetulan 3 bocah ini tinggal di sekitar Jalan Danau Uji, tak jauh dari lokasi kebakaran. "Kita ingin lihat gedung yang terbakar," ujarnya sembari menenteng bola plastik. Rencananya, mereka ingin bermain bola di sekitar Taman Ulin.

Sekadar diketahui, kebakaran yang meludeskan Kantor Dinas Bina Marga dan Cipta Karya ini terjadi, Sabtu (17/11) sekitar pukul 16.30. Sedikitnya 5 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Namun, angin yang saat itu bertiup kencang makin membuat api kian membesar. Polres Kukar juga menurunkan mobil water canon untuk membantu pemadaman api. Api berangsur-angsur padam sekitar pukul 20.00.

Sejumlah dokumen proyek ikut hangus terbakar, termasuk pelaporan jelang akhir tahun. Saat ini polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran gedung vital itu karena olah TKP baru dilaksanakan besok. Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Keruguan ditaksir mencapai Rp 5 miliar.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca  Juga  :

Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas