Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Penangkapan Tersangka Kasus Penipuan Dikira Perampokan Bank

Kantor Cabang BRI Pringsewu, Lampung, Jumat (23/11/2012) sekitar pukul 09.00 WIB, mendadak heboh.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Robertus Didik Budiawan

TRIBUNNEWS.COM, PRINGSEWU - Kantor Cabang BRI Pringsewu, Lampung, Jumat (23/11/2012) sekitar pukul 09.00 WIB, mendadak heboh.

Itu terjadi karena upaya penangkapan terhadap tersangka kasus penipuan, dikira perampokan bank. Sebab, sempat terdengar letusan senjata api di depan bank.

Kapolsek Pringsewu Kompol Hepi Hasasi mengatakan, tidak ada perampokan bank di wilayah hukum Polsek Pringsewu.

Letusan senjata di depan Kantor Cabang BRI Pringsewu, jelasnya, adalah tembakan peringatan dari polisi, terhadap tersangka yang hendak kabur ketika akan ditangkap.

Penangkapan dilakukan oleh anggota Reskrimum Polres Bengkulu terhadap Aji Saputra (30), tersangka kasus penipuan dengan modus SMS gelap.

"Tersangka mengaku pemilik kafe yang mau dijual. Ia punya banyak catatan kejahatan penipuan di wilayah hukum Polres Bengkulu. Sehingga, ia dikejar hingga ke Lampung. Jumat pagi, Aji sudah berada di pos security Kantor Cabang BRI Pringsewu," ungkap Kompol Hepi.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat itu, lanjutnya, Aji sedang menunggu transferan uang. Namun, ia kabur begitu melihat anggota Polres Bengkulu ada di lingkungan Kantor Cabang BRI Pringsewu.

Melihat reaksi Aji, tiga anggota Polres Bengkulu langsung mengejar, sembari meletuskan senjata api sebagai tembakan peringatan. Aji akhirnya tertangkap. Ia sempat dibawa ke Mapolsek Pringsewu.

Informasi  yang beredar di masyarakat, penangkapan itu dikira perampokan bank. Alhasil, kabar tersebut membuat aparat Satuan Reserse Kriminal Umum Polres Tanggamus turun ke Pringsewu. (*)

Sumber: Tribun Lampung
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas