Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pengamat Menilai Program Bebas IA Usang

program yang diluncurkan pasangan Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar (IA) tidak ada yang baru di Sulsel.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Budi Prasetyo

Laporan Reporter Tribun Timur / Adin Syekhuddin

 
TRIBUNNEWS.COM  MAKASSAR -- Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Prof Dr Hamdan Juhannis menilai bahwa program yang diluncurkan pasangan Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar (IA) tidak ada yang baru di Sulsel.

Mulai dari bebas biaya pendidikan, kesehatan, sertifikat tanah, angkutan sekolah, kredit usaha dan lain sebagainya.

"Semuanya program lama dan usang. Semuanya sudah dilaksanakan pemerintah daerah," kata Hamdan, Jumat (23/11/2012) di Makassar.

Dia mengatakan, wajar jika ada beberapa bupati atau kepala daerah tidak terlalu respek dengan program IA tersebut. Karena memang masing-masing kepala daerah sudah menjalankannya sejak mereka dilantik.

Beda waktu Syahrul Yasin Limpo maju dulu tahun 2007 dengan mengusung program andalan pendidikan dan kesehatan gratis. Memang sesuatu yang beda, dan sebuah terobosan.

"Yang baru dari Bebas IA adalah kartunya. Itu saja, isinya dan janji-janjinya itu sudah lama, dan sudah dijalankan pemerintah daerah serta permeintah provinsi," jelas Hamdan.

Rekomendasi Untuk Anda

Itu pun, lanjut guru besar UIN ini, model kartu itu. Sudah dijalankan Gubernur DKI Joko Widodo. "Jadi betul itu Bupati Wajo (Burhanuddin Unru) semuanya tidak ada yang baru," tambahnya.

Menurutnya,  ada tidak adanya pilgub Sulsel, program itu sudah jalan di masing-masing daerah.

Baca  Juga  :

 
 

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas