Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Manusia Lumpur Ikut Jalan Kaki

Minggir, minggir ada manusia lumpur," teriak beberapa warga memberi jalan agar 'manusia lumpur' ini tidak terjebak dalam kerumunan warga

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

TRIBUNNEWS.COM,SIDOARJO - Manusia lumpur ikut aksi ribuan warga korban lumpur Lapindo yang berjalan kaki menuju Pendapa Delta Wibawa dan gedung DPRD Sidoarjo, Senin (26/11/2012).

Warga asal Desa Siring Kecamatan Porong ini sengaja melumuri seluruh tubuhnya dengan lumpur. Tentu saja aksi seorang warga ini menarik perhatian warga lainnya.

"Minggir, minggir ada manusia lumpur," teriak beberapa warga memberi jalan agar 'manusia lumpur' ini tidak terjebak dalam kerumunan warga.

Dengan aksi jalan kaki ini, warga korban lumpur menempuh jarak sekitar 10 kilometer. Aksi ini tentu saja sempat mengakibatkan arus lalu lintas macet, meski tidak macet total. Sebab beberapa kali warga menjubeli ruas jalan arah berlawanan dengan mereka.

Beberapa kali petugas unit tangkal Polres Sidoarjo berupaya meminta warga kembali ke ruas jalan yang searah dengan aksi jalan kaki menuju Pendapa dan gedung DPRD Sidoarjo.

Sementara, ratusan polisi telah bersiaga di depan Pendapa dan DPRD Sidoarjo. Di depan pintu gerbang dua lokasi itu, polisi memasang kawat berduri. Sementara warga yang jalan kaki belum tiba di dua lokasi itu hingga pukul 10.45 WIB.

Aksi warga ini guna mendesak pemerintah dalam hal ini Bupati Sidoarjo untuk memfasilitasi penyelesaian ganti rugi yang belum dilunasi PT Minarak Lapindo Jaya (MLJ) selaku juru bayar Lapindo Brantas Inc (LBI). Warga berasal dari Desa Siring, Renokenongo, Jatirejo (Porong) dan Kedungbendo (Tanggulangin).
.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas