Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Duga OPM Dalang Penyerangan Mapolsek Pirime

Organisasi Papua Merdeka (OPM) diduga menjadi aktor di balik penyerangan Mapolsek Pirime, Lani Jaya, Papua.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Organisasi Papua Merdeka (OPM) diduga menjadi aktor di balik penyerangan Mapolsek Pirime, Lani Jaya, Papua.

"Segala sesuatu bisa saja (dilakukan OPM), tapi yang jelas faktanya seperti itu. Mereka menggunakan senjata api dan melakukan penyerang. Bukan hanya menciderai dan membunuh, membakar, tapi juga merampas senjata api," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (27/11/2012).

Untuk menghindari hal serupa, lanjutnya, kesiagaan di mapolsek dan pos-pos terdepan yang memilki kekuatan kecil, akan ditingkatkan.

Menurut Boy, motif penyerangan bisa dilihat dari adanya perampasan senjata. Kelompok itu jelas sedang mengumpulkan senjata.

"Kami tahu, orang-orang memerlukan senjata api untuk menyerang, melakukan kekerasan, dan aksi perampasan," imbuh Boy.

Aspek geografis dan aspek waktu saat menyerang, menjadi tantangan tersendiri dalam menghadapi kelompok bersenjata di Papua. Para pelaku biasanya memanfaatkan waktu-waktu saat polisi tidak siap.

"Upaya-upaya ini umumnya dilakukan secara sporadis, dan mereka melarikan diri di daerah-daerah yang sulit dijangkau, di dataran tinggi yang tidak mudah untuk dilakukan pengejaran-pengejaran," ungkap Boy.

Rekomendasi Untuk Anda

Penyerangan yang disertai pembakaran terhadap Mapolsek Pirime, terjadi pada pukul 05.00 WIT.

Saat itu, di dalam mapolsek ada empat personel. Tiga orang meninggal dunia, termasuk kapolsek, dan satu orang berhasil selamat. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas