Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jateng Sudah Kelebihan BBM Bersubsidi

pembatasan BBM bersubsidi akan sia sia jika tidak dibarengi program transportasi massal yang menjangkau semua wilayah perkotaan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM SEMARANG, - Kesulitan mencukupi kenaikan konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi akan terus terjadi akibat adanya kelebihan kendaraan pribadi. Kota Semarang, Jawa Tengah, juga termasuk kota yang kendaraan pribadinya melebihi sarana transportasi yang ada.

Pengamat transportasi Fakultas Teknik Unika Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno, Rabu (28/11/2012), mengemukakan, jumlah kendaraan pribadi, sepeda motor mauun mobil, warga Kota Semarang 1,3 juta unit kendaraan.

"Dengan jumlah kendaraan sebanyak itu, artinya tiap keluarga memiliki 3-4 kendaraan bermotor," kata Djoko.

Ketika jumlah kendaraan pribadi lebih besar dibanding sarana transportasi umum yang tersedia, bisa dibayangkan warga akan memenuhi jalan dengan kendaraan pribadi yang boros bahan bakar minyak (BBM). Oleh karenanya, pembatasan BBM bersubsidi akan sia sia jika tidak dibarengi program transportasi massal yang menjangkau semua wilayah perkotaan.

Assistant Manager Eksternal Relation Pertamina Pemasaran Jateng & DIY Heppy Wulansari menjelaskan, penyaluran BBM bersubsidi, baik premium maupun solar di Jawa Tengah dan DI Yogjakarta sampai 25 November 2012 sudah melebihi limit hingga 3 persen. Misalnya penyaluran premiun saat ini sudah kurang lebih 3.160.000 kilo liter, dari kuota tahun ini yang dipenuhi hanya sekitar 3.480.000 kilo liter.

Baca  Juga  ;

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas