Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Penambang Pasir di Klaten Diminta Waspadai Lahar Dingin

Penambang pasir dan batu di wilayah Klaten, terutama di aliran Kali Woro diminta mewaspadai aliran lahar dingin yang sewaktu-waktu bisa muncul.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Obed Doni Ardiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Penambang pasir dan batu di wilayah Klaten, terutama di aliran Kali Woro diminta mewaspadai aliran lahar dingin yang sewaktu-waktu bisa muncul.

Pasalnya, hujan deras sudah mulai terjadi di Klaten. Himbauan itu disampaikan Polres Klaten kepada penambang pasir di Kali Woro, Senin (3/12/2012).

“Jika di puncak gunung Merapi terlihat awan tebal (mendung) segera tinggalkan lokasi penambangan, ini demi keselamatan. Di puncak gunung masih terdapat material vulkanik yang sewaktu-waktu longsor jika diguyur hujan lebat,” tutur Kapolres Klaten AKBP Kalingga Rendra Raharja, di Klaten, Senin (3/12/2012).

AKBP Kalingga yang turun ke Kali Woro untuk bertemu langsung dengan penambang juga mengatakan kewaspadaan itu perlu ditingkatkan kendati para penambang sudah hafal dengan kondisi alam dan cuaca.

“Meski mereka telah memiliki pengalaman, tetap perlu untuk selalu diingatkan agar tidak lengah,” imbuhnya.

Himbauan juga datang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten. BPBD Klaten telah mensosialisasikan tentang bahaya banjir lahar dingin yang menjadi ancaman bagi penambang.

Rekomendasi Untuk Anda

Mereka diharapkan segera meninggalkan dan menjauh dari lokasi penambangan itu, jika di puncak merapi turun hujan.

"Ancaman banjir lahan dingin harus diwaspadai pada musim hujan ini. Para penambang pasir di Kali Woro juga diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan jika mendung menyelimuti puncak Merapi, demi keselamatan mereka," kata Kepala Bidang Penanggulangan dan Kesiapsiagaan BPBD Klaten, Joko Roekminto.

BPBD Klaten juga telah menerbitkan surat edaran yang isinya mengimbau masyarakat di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Woro agar meningkatkan kewaspadaan untuk mengurangi risiko bencana.

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas