Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Truk Logistik Masih Bongkar Muat di Semayang

Fakto refisiensi waktu dan biaya ternyata menjadi alasan dibalik belum seleuruhnya aktifitas di pelabuhan Semayang akan bebas dari kendaraan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo

Laporan wartawan tribun klatim, Januar alamijaya

TRIBUNNEWS.COM  BALIKPAPAN,-Fakto  refisiensi waktu dan biaya ternyata menjadi alasan dibalik belum seleuruhnya  aktifitas di  pelabuhan Semayang akan bebas dari kendaraan-kendaraan besar pasca beroperasinya pelabuhan peti kemas di Kariangau pada awal 2013 nanti.

Pasalnya selain infrastruktur yang belum memadai dikawasan peti kemas Kariangau juga belum banyak tersedia lokasi pergudangan yang menjadi tempat penampungan sementara barang-barang logistik yang datang dari luar kota.

"Kalau logsistik saya yakin sana juga akan memprioritaskan yang peti kemas dulu karena jauh dari pergudangan ada berapa kendala meskipun kendala itu tidak signifikan selmaa  jalan ini sudah lancar lalu jalannya dari jalan pendekat ke peti kemas sampai Soekarno- Hatta sudah siap semuanya tidak ada alasan untuk memindahkan logistik itu kegudangnya," ungkap Asisten II Pemkot Balikpapan Sri Soetantinah Selasa (18/12/2012).

Seperti diketahui harapan masyarakat untuk melihat pelabuhan semayang bebas dari tumpukan mobil-mobil besar dan kemacetan pasca beroperasinya terminal peti kemas di Kariangau tampaknya belum mencapai secara keseluruhan.

Pasalnya Pellindo dan Pemerintah Kota sepakat untuk lebih memprioritaskan dahulu pemindahan truk-truk kontainer di lokasi pelabuhan yang baru tersebut, semntara truk-truk pengangkut kebutuhan logistik masih tetap melakukan bongkar muat ditempat yang lama.

Tantin demikian ia biasa disapa mengatakan jika dipaksakan dipindah secara bersamaan dirinya malah khwatir hal teesebut malah akan menggangu distribusi karena dengan infarstruktr yang belum tuntas secara keseluruhan ditambah jauhnya lokasi bongkar muat itu dari kawasan pergudangan malah akan menimbulkan biaya ekonomi yang tinggi.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca   Juga  :

Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas