Polisi Usut Penculikan Gadis Bireuen
Polres Bireuen sejak kemarin membentuk tim khusus untuk menangani kasus penculikan terhadap Nuraini (16), remaja asal Desa Krueng Simpo
Editor:
Dewi Agustina
TRIBUNNEWS.COM, BIREUEN - Polres Bireuen sejak kemarin membentuk tim khusus untuk menangani kasus penculikan terhadap Nuraini (16), remaja asal Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Bireuen yang sudah kembali ke rumahnya.
Kapolres Bireuen, AKBP Yuri Karsono SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu Benny Cahyadi, SH kepada Serambi (Tribunnews Network), Rabu (26/12/2012) mengatakan, awalnya kasus itu ditangani Polsek Juli. Tapi, sejak kemarin dilimpahkan sepenuhnya ke Polres Bireuen.
"Kita sudah bentuk tim khusus untuk menangani kasus tersebut dan sekarang sedang bekerja," katanya.
Dikatakan, pihaknya telah mencari pelaku sesuai keterangan korban, namun mereka tak ditemukan. "Kemungkinan mereka sudah pindah alamat," ujarnya.
Menurut Benny, tim juga telah memintai keterangan kembali dari korban dan kedua orang tuanya.
"Kami menduga kasus penculikan dua tahun terakhir tidak saja menimpa Nuraini, tapi ada beberapa korban lain di sejumlah kabupaten/kota di Aceh," timpal Kasat Reskrim.
Syarifuddin, ayah Nuraini, berharap kasus yang menimpa anaknya dapat diusut tuntas.
"Saya serahkan pengusutan kasus ini sepenuhnya ke aparat penegak hukum. Mungkin ada korban lain yang dijual ke Malaysia sebagai pembantu rumah tangga," katanya.
Seperti diberitakan dua hari lalu, Nuraini warga Krueng Simpio, Juli Bireuen yang diculik 22 bulan lalu sudah kembali ke rumahnya setelah mengalami berbagai tindak kekerasan saat dijual sebagai pembantu rumah tangga di negeri jiran, Malaysia.(yus)