Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mapolsek Blega Bangkalan Terendam Banjir, Tahanan Diungsikan

Komputer dan semua inventaris kantor sudah kita kemasi sejak pukul setengah tiga pagi

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan dari Ahmad Faisol wartawan surya

TRIBUNNEWS.COM,BANGKALAN - Banjir yang melanda Kecamatan Blega memaksa polsek setempat mengungsikan tahanan. Pasalnya, separuh dari bangunan mapolsek terendam air, Rabu (2/1/2013).

Satu tahanan kasus pencurian sepeda motor yang diketahui bernama Fauzi (35), warga Desa/Kecamatan Blega. Tidak hanya Fauzi, sejumlah inventaris polsek diamankan ke mapolsek yang masih dalam tahap peneyelesaian. Mapolsek baru itu berdampingan dengan mapolsek lama yang menjadi langganan banjir.

"Komputer dan semua inventaris kantor sudah kita kemasi sejak pukul setengah tiga pagi. Begitu juga seorang tahanan juga kami pindahkan," ungkap pejabat sementara (pjs) Kapolsek Blega Ipda Widodo kepada Surya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan WH Hidayat menyatakan, akibat banjir tersebut, delapan dusun di Desa Blega terendam hingga separuh ukuran tubuh pria dewasa.

"Kami masih mendata berapa KK (kepala keluarga) yang terkena banjir," singkatnya di depan Mapolsek Blega.

Adapun delapan dusun yang terendam banjir di antaranya Dusun Rangkemasan, Laok Songai, Dejeh Songai, Pekatan, Sempar, Barat Lorong, Pelanggaran, dan Dusun Segit.

Rekomendasi Untuk Anda

Hayyan (45), warga setempat berharap, banjir yang terjadi setiap tahun itu segera diakhiri.

"Harus ada plessengan di tepi Sungai Daya, diperdalam karena sungai semakin menyempit. Sehingga pembuangan air berkurang," jelas Hayyan.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas