Antre Tiga Jam Sebelum SPBU Buka
Mahalnya bensin di kios eceran membuat warga rela antri berpanas‑panasan hingga berjam‑jam
Editor:
Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN -- Mahalnya bensin di kios eceran membuat warga rela antri berpanas‑panasan hingga berjam‑jam di jalan menuju SPBU Karimun, Sabtu (5/1/2013).
Saking inginnya mendapatkan BBM harga bersubsidi, malah ada belasan sepeda motor yang sudah antre memanjang sejak pukul 07.00 WIB, padahal SPBU baru buka sekitar pukul 10.00 WIB.
"Sebelum pagar rantai ini dibuka saja sudah banyak kendaraan roda dua yang antre. Antreannya sudah cukup panjang juga," kata seorang anggota polisi lalulintas yang bertugas mengatur arus lalulintas di depan SPBU tersebut, sekitar pukul 12.00 WIB.
Yang cukup memprihatinkan ada seorang ibu sambil memangku anaknya di atas sepeda motornya terlihat ikut antre panjang sekitar satu kilometer.
Dengan menggunakan payung supaya tidak kepanasan, ia berada di antrean tiga jalur yang memanjang. Warga baru bisa mendapatkan bensin setelah harus menunggu berpanas‑panasan sekitar satu setengah jam.
Memprihatinkannya, ada sejumlah warga mendorong mobilnya dalam antrean karena sudah kehabisan bahan bakar sambil berpanas‑panasan.
Cuaca terik kemarin tidak menyurutkan tekad orang‑orang yang ingin mendapatkan premium dengan harga bersubsidi. Buktinya, hingga pukul 16.00WIB, kendaraan masih mengular sepanjang dua kilometer lebih mengarah ke Kantor Bupati Karimun. (Tribun Batam/msa)
Baca juga:
- Bujang Gadis Jambi Gangnam Style di Depan Gubernur
- Lukah Gilo Bungkam Penonton Pawai
- Mobil Logistik Petani Jambi Dilempari Bom Molotov
- Pelajar Kepergok Sedang Asyik Bermesraan