Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tabrak Bus, Penumpang Travel Diturunkan di Jalan

"Kaki terjepit, karena saya duduk paling depan," ujar Muhammad Nisar salah seorang penumpang travel kepada Surya (tribunnews.com).

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan dari Izi hartono wartawan surya

TRIBUNNEWS.COM,SITUBONDO - Tabrakan kembali terjadi di jalan raya Pantura situbondo, kali ini sebuah mobil travel menabrak kendaraan bus Indonesia Abadi di jalan raya Kapongan, Selasa (8/1/2013).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun mobil travel yang membawa rombongan pekerja ke Bali, kondisinya bodi depannya ringsek.

Tragisnya, setelah tabrakan, sebanyak 21 penumpang travel dari Desa Wringin Arak Arak, Bondowoso dan Desa/Kecamatan Sumbermalang, Situbondo itu, ternyata diiturunkan dipinggir jalan oleh  sopir travel tersebut. selanjutnya,  sopir travel melarikan diri.

"Kaki terjepit, karena saya duduk paling depan," ujar Muhammad Nisar  salah seorang penumpang travel kepada Surya (tribunnews.com).

Menurutya, rombongan berangkat dari Besuki pada pukul 08.00 WIB untuk bekerja sebagai kuli bangunan di  Bali. Namun, baru berangkat selama satu jam, mobil travel yang ditumpangi menabrak bus.

"Kami semua akan pulang, karena khawatir keluarga di rumah kaget," kata pria yang baru kali ini mau bekerja ke Bali.

Rekomendasi Untuk Anda

Peristiwa kecelakaan itu, bus nopol N 7787 UR  jurusan Surabaya menuju Banyuwangi yang dikemudikan Usman (45) warga Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, melaju dari arah barat diikuti mobil travel nopol P 7028 J yang dikemudikan Fathor ( 30) warga Besuki  dari arah belakang. Pada saat bus mengurangi kecepatannya, tiba tiba ditabrak mobil travel dari arah belakang.

Akibat tabrakan itu, body belakng bus terkelupas. Sedangkan mobil travel mengalami kerusakan yang cukup parah.

Sopir bus Indonesia Abadi mengaku kaget saat kendaraanya ditabrak dari arah belakang.

Menurutnya, pada saat itu kecepatan kendaaraanya melaju dengan kecepatan sekitar 60 kilo perjam dan diturunkan menjadi kecepatan sekitar 40 kilo perjam.

Saat kecepatan diturunkan, bus saya tiba tiba ditabrak," katanya.

Kanit Laka Polres Situbondo Iptu Bahtiar mengatakan, pihak masih akan melakukan pemeriksaan terkaitkecelakaan itu, namun dugaan sementara disebabkan sopir travel mengatuk atau melamun.

"Ini masih dugaan, kami masih akan memeriksa sopir travel." ujar Iptu Bahtiar.

Setelah sempat melarikan diri ke kampung kampung, sopir travel yang membawa penumpang rombongan  pekerja ke Bali itu, akhirnya berhasil ditemukan dan ditangkap petugas lantas.

"Semua barang bukti kendaraan yang terlibat tabrakan  sudah kami amankan di belakang Mapolres," kata Perwira yang hobi naik motor ini.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas