Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Jangan Asal Bongkar! Beri Kami Solusinya

Sejumlah pedagang yang warungnya terkena pembongkaran menyesalkan

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dicky Fadiar Djuhud

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG -- Sejumlah pedagang yang warungnya terkena pembongkaran menyesalkan 'ladang' tempat mereka mengais nafkah bertahun-tahun kini hilang dalam sekejap mata.

Sebagian barang-barang yang tidak sempat dibawa oleh para pemilik warung, terpaksa diangkut oleh Petugas Sat Pol PP ke atas truk. Sebagian besar pedagang mengaku bingung mereka harus pergi kemana karena merasa tidak diberi relokasi tempat.

"Saya sendiri menghidupi 2 anak, 3 pegawai. Pemberitahuan memang ada. Itu sebelum bulan puasa lalu dan hanya berupa informasi tentang peraturan daerah. Bukan masalah pembongkaran ini. Belum kepikiran saya mesti gimana-gimana nya. Pemerintah ini gimana? Jangan asal bongkar! Beri kami solusinya. Relokasi kemana. Ini enggak," ujar Dede Muan, salah seorang pemilik warung nasi di atas trotoar Jalan Dayang Sumbi, Kamis (10/1/2013).

Diberitakan sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Bandung mengerahkan 300 personel untuk membongkar 36 warung yang berada di sepanjang tepi Jalan Dayang Sumbi.

Jumlah tersebut termasuk petugas dari TNI, dinas pemadam kebakaran, dan aparat kepolisian yang turut mengamankan sekitar lokasi yang tidak saja dipadati oleh para pemilik warung yang sibuk memindahkan barang-barang. Tapi juga masyarakat yang ingin melihat dari dekat dari dekat.

Baca juga:

Rekomendasi Untuk Anda


Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas