Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dewan Galang Pansus Tebu Lapter, Cium Kongkalikong

"Ada usulan pansus itu. Ini akan dibahas dalam rapat pimpinan," ujar Ketua DPRD Kabupaten Jember Saptono Yusuf, Senin

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan dari Imam Hidayat wartawan surya

TRIBUNNEWS,COM,JEMBER - Kalangan DPRD Kabupaten Jember mencium adanya ketidakberesan, menyusul adanya tanaman tebu di Lapangan Terbang (Lapter) Notohadinegoro Jember. Mereka pun berancang-ancang untuk membentuk pansus tebu lapter.

Apalagi, ditengarai adanya keterlibatan pejabat Pemkab Jember yang berbuntut tak masuknya hasil penanaman tebu itu dalam kas daerah (kasda). Padahal areal 120 hektar yang ditanami tebu oleh PTPN XII itu berada dikawasan KSO (kerjasama operasional) Lapter Notohadinegoro.

"Ada usulan pansus itu. Ini akan dibahas dalam rapat pimpinan," ujar Ketua DPRD Kabupaten Jember Saptono Yusuf, Senin (28/1/2013).

Menurut Saptono, pihaknya sedang menunggu hasil hearing yang digelar Komisi A dan Komisi C terkait penggunaan Lapter untuk tanaman tebu itu.

"Laporan Komisi A dan Komisi C ini sebagai dasar pembentukan pansus," katanya.

Perlu diketahui, sejak tahun 2010 lalu, areal lapter seluas 120 hektar ditanami tebu oleh PTPN XII. Polemik pun muncul, karena tebu ditanam di kawasan yang telah dilimpahkan ke Pemkab Jember.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu,  Pemkab Jember juga tak mendapatkan bagi hasil atas panenan tebu yang diperkirakan sebesar lebih Rp 2 Miliar itu. Belakangan muncul kabar tengara ada dana mengalir secara siluman ke pejabat Pemkab Jember senilai Rp 1,4 miliar.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas