Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Peredaran Uang Palsu Biasanya Malam Hari

Bagi masyarakat yang menemukan peredaran uang palsu, diharapkan melapor ke polisi, baik mendatangi, maupun melalui sarana media sosial.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sanusi

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Agung Yulianto Wibowo

TRIBUNNEWS.COM, SOREANG - Kapolres Bandung, AKBP Kemas Ahmad Yamin mengatakan, selain sasarannya pedagang kecil dan SPBU, peredaran uang palsu biasanya dilakukan pada malam hari. Bagi masyarakat yang menemukan peredaran uang palsu, diharapkan melapor ke polisi, baik mendatangi, maupun melalui sarana media sosial.

"Kami masih melakukan pengembangan peredaran uang palsu, dan modusnya akan didalami lagi. Juga untuk mengantisipasi, kan sekarang sudah mau dimulai kampanye pemilihan gubernur Jabar. Memang tidak bisa menuduh ke sana, tapi bisa saja menjadi kesempatan," ujar Kemas, Rabu (30/1).

Seperti diketahui, anggota Polsek Baleendah, Kabupaten Bandung, menangkap empat pelaku yang hendak mencetak dan mengedarkan uang palsu. Polisi juga menyita 163 lembar kertas yang sudah dicetak. Hanya tinggal pencantuman nomor dan hologram untuk kemudian disebar.

Dari satu lembar kertas bisa diproduksi empat lembar Rp 100 ribu. Kalau dijumlahkan, angka uang palsu itu bisa mencapai lebih dari setengah miliar rupiah atau Rp 652 juta. Uang palsu itu sudah 75 persen untuk siap diedarkan. Tinggal memberi nomor urut, pemasangan hologram, dan pemotongan.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas