Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Gubernur Baru Harus Paham Ekonomi

Meski Jabar merupakan provinsi yang menjadi barometer perekonomian nasional, dan pertumbuhan ekonomi

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Meski Jabar merupakan provinsi yang menjadi barometer perekonomian nasional, dan pertumbuhan ekonomi di Tatar Pasundan pada tahun lalu tergolong yang tertinggi di republik ini, yaitu sekitar 6,3 persen, pertumbuhan ini dinilai belum berkualitas.

Kurang berkualitasnya pertumbuhan ekonomi Jabar itu, menurut Ketua Kadin Jabar, Agung Suryamal Soetisno, pada sela-sela Rapat Koordinasi Kadin Indonesia di Hotel Grand Royal Panghegar, Jalan Merdeka Bandung, Minggu (3/2/2013),  terlihat pada belum adanya pemerataan ekonomi di berbagai daerah.

Begitu pula dalam hal penetapan upah minimum kota-kabupaten (UMK) yang menjadi anomali. Efek kenaikan UMK yang besar, tuturnya, menjadi hambatan bagi para pelaku usaha, utamanya yang bergerak pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). "Termasuk dalam hal penumbuhan kewirausahawan baru yang masih belum optimal," ucap Agung.

Karenanya, tegas dia, pada masa mendatang, Jabar butuh figur dan sosok pemimpin yang benar-benar memahami perekonomian. Selain itu, tambahnya, harus punya visi, misi, dan strategi pengembangan ekonomi, termasuk pemberdayaan ekonomi lokal.(Tribun Jabar/Erwin)

Baca juga:


Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas