Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pembuang Orok Ditangkap di RSUD dr Soegiri Lamongan

"Saya gugurkan dengan minum - minuman ramuan jawa, juga seprit. Saya malu anak saya lima termasuk yang keguguran," aku Hindun

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan dari Hanif Manshuri wartawan surya

TRIBUNNEWS.COM,LAMONGAN - Kerja keras Polres Lamongan untuk menguak terduga pembuangan orok di Kelurahan Sukomulyo akhirnya membuahkan hasil.

Sat reskrim polres berhasil mengamankan tersangka, beranama Hindun (45) warga Desa Tambakrigadung Kecamatan Tikung di ruang Melati RSUD dr Soegiri, Rabu (6/2/2013).

Keberhasilan petugas ini terhitung empat  hari sejak ditemukannya orok di saluran air lingkungan Sukomulyo pada Sabtu (2/2/2013) sore hari.

Terduga sementara mengaku ia menggugurkan kandungannya itu tak kuat menahan malu karena anaknya sudah banyak.

"Saya gugurkan dengan minum - minuman ramuan jawa, juga seprit. Saya malu anak saya lima termasuk yang keguguran," aku Hindun di depan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak, Aiptu Prasetyo.

Diungkapkan, anak yang dikandungnya itu keguguran pada Jumat (1/2/2013).

Rekomendasi Untuk Anda

Sekitar pukul 23.30 WIB, kemudian terduga berangkat ke rumah sakit RSUD dr Soegiri dan  mengaku mengalami pendarahan.

Kemudian oleh tenaga medis diperiksa dan menurut dr Eko, Wadir Rumah Sakit dalam pemeriksaan masih terdapat sisa plasenta yang tertinggal.

Hindun-pun diminta menjalani rawat inap, hingga akhirnya terkuak dan petugas langsung mengamankan untuk digelandang ke mapolres.

Kasat reskrim AKP Hasran dikonfirmasi Surya Rabu siang menyatakan, terduga sementara mengakui orok yang digugurkan itu dikubur di samping rumah.

"Kita siang ini langsung ngecek ke rumah terduga, di lokasi anak yang diakui dikubur,"kata Hasran seraya menyatakan Hindun masih berstatus terduga.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas