Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Puluhan Sopir Oplet Karimun Mogok Protes Kebijakan Bupati

Susahnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di Karimun mulai mengikis kesabaran masyarakat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribunnews Batam, Rachta Yahya

TRIBUNNEWSBATAM.COM, KARIMUN - Susahnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di Karimun mulai mengikis kesabaran masyarakat.

Jumat (8/2/2012) sekitar 50 oplet berbagai jurusan tak mau angkut penumpang alias mogok. Mereka berkumpul di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kabupaten Karimun di Poros, Kecamatan Tebing.

Para sopir oplet tersebut mengeluhkan kebijakan yang dilakukan pihak manajemen SPBU yang hanya memperbolehkan mereka mengisi premium senilai Rp 70 ribu sejak kemarin.
Padahal sebelumnya mereka mengaku masih bisa mengisi senilai Rp 100 ribu sekali isi.

Herman, juru bicara sopir oplet mogok mengatakan, peraturan batas maksimal pengisian Rp 70 ribu adalah diperuntukkan mobil pribadi.

Sedangkan untuk angkutan penumpang bisa Rp 100 ribu. Hal itu sesuai dengan keterangan Bupati Karimun, Nurdin Basirun belum lama ini.

"Kami kaget saat petugas SPBU bilang kami hanya boleh isi Rp 70 ribu sekali isi. Padahal sebelumnya masih bisa Rp 100 ribu. Herannya lagi, kebijakan itu terkesan kebalikannya. Kami dapat Rp 70 ribu, mobil pribadi Rp 100 ribu, padahal sebelumnya Pak Bupati bilang kami Rp 100 ribu, mobil pribadi Rp 70 ribu. Kok jadi begini,” terang Herman kepada Tribun.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Batam
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas