Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

SYL: Maudu Cikoang Merupakan Wadah Pendekatan Agama

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, meminta agar seluruh elemen masyarakat berperan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo

Laporan Wartawan Tribun Timur/ Rudhy

TRIBUNNEWS.COM  TAKALAR - Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, meminta agar seluruh elemen masyarakat berperan dalam mengembangkan tradisi Maudu Lompoa Cikoang, yang dilaksanakan setiap tahun. Pemerintah provinsi siap memberikan dukungan terhadap pengembangan Maudu Lompoa Cikoang tersebut.

"Kita harus berpikir, bagaimana Maudu Lompoa Cikoang ini makin besar dan makin banyak orang yang datang kesini," kata Syahrul, di sela-sela pelaksanaan Maudu Lompoa di Desa Cikoang, Kecamatan Mangarabombang, Takalar, Sabtu (9/2/2013).

Syahrul mengatakan, Maudu Lompoa Cikoang menjadi pendekatan agama yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun. Bahkan, menjadi pewarisan makna bagi masyarakat Sulsel.

"Maudu atau maulid ini menjadi pendekatan ritual ibadah, bagaimana hubungan vertikal kita kepada Allah SWT," ujarnya.

Dalam pendekatan ibadah, menurut Syahrul, Maudu Lompoa diharapkan menjadi syiar Islam yang menjadikan hidup umat Islam lebih baik, di dunia maupun akhirat. Maudu Lompoa juga memperkuat akidah Islam kita, keimanan dan cara berpikir Islam kita.

"Kita harus meneladani Rasulullah yang selalu memperlihatkan contoh yang baik. Salah satunya, tidak pernah menyimpan dendam," terangnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara, Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin, mengatakan, tradisi Maudu Lompoa harus terus dikembangkan sehingga menarik minat masyarakat dari luar untuk datang ke Cikoang. Sehingga, menjadi bagian dari upaya menjadikan desa sebagai kekuatan ekonomi.

"Tradisi ini merupakan wujud kecintaan kita terhadap Nabi Besar Muhammad SAW yang juga berdampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya bagi Desa Cikoang," terangnya.

Peringatan Maudu Lompoa di Desa Cikoang, berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan. Diantaranya, lomba perahu hias, rebutan telur hias, hingga pentas seni dan pasar murah. (Rud)

Baca   Juga  :

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas