Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

KPU Harapkan Peran Aktif Masyarakat

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat sangat mengharapkan partisipasi masyarakat u

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Budi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM BANDUNG,  - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat sangat mengharapkan partisipasi masyarakat untuk menyukseskan penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Pilgub) 2013. Karena partisipasi itu merupakan bentuk kepedulian dan perhatian masyarakat, sehingga semuanya akan mengawal proses Pilgub hingga pelaksanaan pencoblosan di TPS (tempat pemungutan suara) dan hasil penghitungan suaranya.

"Partisipasi masyarakat, adalah hal yang paling kami harapkan dalam penyelenggaraan Pilgub. Partisipasi ini bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk kepedulian dan perhatian. Kalau semua masyarakat mengawal proses Pilgub hingga pelaksanaan pemungutan suara dan hasil penghitungannya, maka calon tidak akan berani melakukan kecurangan," kata Sekretaris KPU Jabar Heri Suherman dalam acara Forum e-Demokrasi (FeD) Jabar di Rumah Kebun Jalan LRE. Martadinata Bandung, Rabu (6/2/2013).

Ia menyampaikan penghargaan kepada penggagas FeD Jabar yaitu seniornya mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat, Memet H. Hamdan, dan mantan Anggota KPU Jabar Radar Tri Baskoro, yang dinilai Heri masih tetap peduli dan memperhatikan pemilu dan penyelenggaraan Pilgub 2013.

"Atasnama KPU, saya mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya terhadap gagasan dan program FeD Jabar. Ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Jawa Barat. Maknanya, masyarakat akan mengawal tugas-tugas KPU Jabar beserta perangkatnya di KPU kabupaten/kota, sampai KPPS di TPS," paparnya.

Suara rakyat Jawa Barat yang akan diberikan di TPS pada Minggu 24 Februari mendatang, lanjut Heri, memang harus dikawal sekalipun secara normatif pengawalan ada dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), PPL (Panitia Pengawas Lapangan), para pemantau dan masyarakat umum. Pengawalan ini diharapokan lebih riil, bentuknya jelas, kemudian juga hasilnya luar biasa.

"Mudah-mudahan program FeD Jabar didukung oleh masyarakat. Sedangkan yang pertama kali akan mendapatkan manfaatnya tentu saja KPU Jabar. Sebab, tabulasi suara akan lebih tinggi legitimasinya ketika hasilnya sama dengan apa yang ada di masyarakat, seperti dengan model-model yang ada di FeD Jabar," harap Heri.

Sebelumnya, Radar Tri Baskoro menjelaskan, FeD Jabar merupakan forum yang mengemban misi mewujudkan pemilu bersih di Jawa Barat dengan membuat tabulasi suara pembanding (TSP) pada pelaksanaan pemungutan suara Pilgub 2013, yang dihimpun dalam bentuk foto dari relawan di tiap TPS yang terlebih dulu diverifikasi oleh tim IT (information technology) FeD Jabar.

Rekomendasi Untuk Anda

"FeD sudah diujicoba pada Pemilukada DKI, dimana proses pemilu gubenur di Jakarta ini relatif bersih dari gugatan. Kini kami akan terapkan untuk Pilgub di Jawa Barat," ungkap Radar seraya menyebutkan relawannya terdiri dari kalangan pramuka, pelajar SMA/SMK, mahasiswa , tim kampanye dari semua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, dan saksi-saksi di TPS.

Ia yang pada acara peluncuran itu didampingi Ketua Tim IT FeD Jabar Muhammad Munawar Holil, menegaskan kepada wartawan berbagai media bahwa kehadiran forumnya semata-mata ingin mewujudkan Pilgub 2013 sebagai pemilu yang Jurdil (jujur dan adil), bersih, dan hasil penghitungan suaranya bisa diterima semua pihak, "Karenanya, kami mengutamakan akurasi dan bukan kecepatan dalam penghitungan suara".(*/fam)

Baca   Juga  :

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas