Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dipersidangan Terungkap, Washington Sudah Siapkan Pisau

Pelaku pembunuhan terhadap Herianto Simbolon, diketahui telah menyiapkan pisau

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Irfan Azmi Silalahi

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN- Pelaku pembunuhan terhadap Herianto Simbolon, diketahui telah menyiapkan pisau sebelum menikam korban bertempat di diskotik New Zone. Hal itu terungkap pada persidangan yang digelar pada ruang Cakra II Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (14/2/2013).

Washington, mengaku sengaja turun dan mengambil pisau dari dalam mobil, sebelum menghujamkannya ke jantung Herianto yang dikenal sebagai Karateka. Dalam sidang yang dipimpin hakim ketua Karto Sirait terungkap pula, bahwa Washington dan Herianto memang sengaja datang ke diskotik untuk pesta minuman keras (miras) membagi hasil pekerjaan di tanah garapan bertempat di kawasan Selambo pada tanggal 23 Juni 2012 jam 03.30 wib.

Dari Washington juga diketahui bahwa dalam ruangan karaoke (KTV) itu, mereka menegak beberapa botol minuman. Tapi sayang, Washington tidak ingat lagi berapa jumlah orang yang ada di ruangan pengap itu.

"Kami minum-minum sambil nyanyi-nyanyi pak. Waktu itu, kami ribut karena jatah saya tidak dibagi dia (Herianto). Makanya saya kesal dan turun mengambil pisau di mobil dan naik lagi. Baru, kami ribut lagi karena dia mencekik saya. Lalu saya cabut pisau dan menikam dadanya," kata Washington.

Tapi saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lyla menanyakan apakan dia tahu jika menikamkan pisau ke dada akan menyebabkan orang lain mati, Washington mengaku tahu."Tapi saya cuma mau memberi pelajaran sama dia," katanya.

"Tapi kamu kan bisa melukai anggota badan lain yang tidak membuat orang lain mati. Melukai tangan, kaki dan paha, kemungkinan korban masih bisa tertolong," kata Lyla lagi.

Rekomendasi Untuk Anda

Mendapat pertanyaan itu, Washington diam sejenak dan kembali membela diri. "Saya udah gak tau lagi buk. Karena badannya besar dan terus melawan, makanya saya tikam aja bolak-balek," jawabnya.

Tapi saat Penasihat Hukumnya (PH) Ayu Rosalin menanyakan apakah saat peristiwa itu dia dalam konsidi sadar atau mabuk, Washington mengakui bahwa dirinya telah 'oyong' di bawah pengaruh minuman keras.(Irf)

Baca  Juga  :

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas