Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rohaniawan UB Malang, Kampanye Gerakan Tutup Aurat

"Biasanya Valentine Day dirayakan dengan hura-hura, dan seks bebas. Kampanye ini untuk melawan tradisi itu," kata Zulkarnain.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan dari  M Zainuddin wartawan surya

TRIBUNNEWS.COM,MALANG - Bersamaan Valentine Day, Kamis (14/2/2013), Rohaniawan Islam (Rohis) se-Universitas Brawijaya (UB) kampanye Gerakan Menutup Aurat.

Kampanye ini dilakukan dengan long march keliling kampus dan Jalan Veteran, Kota Malang.

Mereka mengangkat spanduk dan poster. Diantaranya, 'Jilbab nyaman di dunia, selamat di akhirat', 'Hijab a Fun Way to Heaven', dan sebagainya.

Sebenarnya Hari Hijab Internasional diperingati setiap 4 September. Ketua Rohis UB, Zulkarnain menyatakan Rohis sengaja berkampanye Gerakan Tutup Aurat bersamaan Valentine Day.

"Biasanya Valentine Day dirayakan dengan hura-hura, dan seks bebas. Kampanye ini untuk melawan tradisi itu," kata Zulkarnain.

Sasaran demo ini adalah mahasiswi dan pemudi yang sering membuka aurat. Makanya, mereka juga long march ke timur menuju Malang Town Square (Matos).

Rekomendasi Untuk Anda

Rohaniawan yang terdiri mahasiswa ini tidak hanya berkampanye melalui demonstrasi. Sosialisasi melalui media online dan pemasangan spanduk juga dilakukan.

Zulkarnain mengungkapkan gerakan menutup aurat harus melibatkan berbagai pihak. Pemerintah sebagai pemegang kebijakan pun harus terlibat.

Menurutnya, Rohis juga mendorong pemerintah agar mewajibkan pegawai dan siswa menutup aurat.

"Dorongan ke pemerintah, kami lakukan melalui Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK)," terangnya.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas