Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pakar ITS: Kabel Tembaga Suramadu Laris di Pasaran

Di pasaran kabel isi tembaga yang ampernya besar memang sangat laris manis di pasaran.

Tribun X Baca tanpa iklan

Laporan dari Mujib Anwar wartawan surya

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA – Pakar Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Prof Ashari ikut mengomentari pencurian kabel main power Jembatan Suramadu karena alasan nilai ekonomis kabel.

Menurutnya, bisa jadi salah satu alasan yang mendasari orang nekad mencuri kabel di Jembatan Suramadu sehingga menyebabkan lampu jembatan sisi Surabaya selama sebulan lebih padam, karena tertarik dengan harganya yang mahal.

“Di pasaran kabel isi tembaga yang ampernya besar memang sangat laris manis di pasaran. Harganya bisa ratusan ribu sampai jutaan rupiah,” ujarnya, kepada Surya (tribunnews group), Kamis (14/2/2013).

Terkait lampu yang lampu, penyebabnya, kata Ashari bisa karena konduktor atau kabel tidak ada dan konduktor ada, tapi saklar tidak aktif karena sengaja diambil atau dirusak. Untuk memperbaikinya, menurut Ashari cukup mudah, apalagi jika penyebab teknisnya sudah diketahui.

“Pokoknya selama material ada dan siap, perbaikan kabel bisa dilakukan dengan sangat cepat, seharipun bisa tuntas. Tidak perlu harus menunggu sampai lebih dari sebulan,” tegasnya.

Untuk itu, Ashari menduga, faktor lambannya perbaikan dan pemasangan kembali kabel main power Jembatan Suramadu dan instalasinya karena faktor lain, misalnya masalah birokrasi dan material yang dibutuhkan belum ada.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas