Endre Bidik DPRD Sulsel
Politisi Demokrat Endre Cecep mulai mengintensifkan gerakannya untuk membidik kursi DPRD Sulawesi Selatan
Editor:
Budi Prasetyo
-Laporan Wartawan Tribun Timur/ Rudhy
TRIBUNNEWS.COM MAKASSAR, -- Politisi Demokrat Endre Cecep mulai mengintensifkan gerakannya untuk membidik kursi DPRD Sulawesi Selatan pada pemilihan anggota legislatif 2014 mendatang.
Namun untuk mencapai tujuan itu dirinya terus melakikan aksi sosial termasuk mendirikan pusat kursus komputer gratis yang terletak di Jl Emmy Saelan, Makassar.
Hal ini untuk mendekatkan dirinya dengan masyarakat serta membantu pendidikan warga kurang mampu yang bermukin di wilayah tersebut.
Ketua Badan pemenangan Pemilu DPC Partai Demokrat Makassar ini mengatakan, pusat kursus komputer gratis tersebut merupakan yang kedua.
Sebelumnya pihaknya lebih awal mendirikan kursus gratis serupa di kampus Yayasan Pendidikan Makassar (YAPMA), Jl Maccini Raya. Peluncuran dan pembukaannya direncanakan awal Maret mendatang.
“Saya kepikiran membangun pusat kursus kedua ini, mengingat warga yang bermukim di Kecamatan Rappocini agak kejauhan jika ingin mengikuti kursus di Kampus Yapma Maccini,” kata legislator DPRD Makassar ini, Senin (18/2/2013).
Rencananya, bangunan yang disiapkan berserta fasilitas di dalamnya tersebut mampu menampung 30 peserta sekali kursus. Fasilitas ini hanya diperuntukkan bagi warga tak mampu yang ingin menguasai teknik komputer, sehingga bisa menjadi bekal hidupnya kelak.
“Program ini merupakan hasil kerjasama antara Yayasan Pendidikan Makassar yang saya pimpin dengan Language and Computer Centre (LCC), lembaga sosial yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat. Dengan bertambahnya pusat kursus gratis ini, diharapkan warga tak lagi terbebani dengan biaya transportasi,” ujarnya.
Endre menuturkan, pembukaan program kursus gratis efektif dilakukannya sejak tahun 2009. Saat itu, ia memanfaatkan sejumlah ruangan yang tidak terpakai di Akademi Kebidanan (Akbid) Makassar, salah satu perguruan tinggi yang dinaungi YAPMA.
Pesertanya adalah warga tidak mampu yang bermukim di sekitar kawasan Maccini, terutama dari kalangan anak-anak dan remaja. Sampai saat ini lembaga kursus tersebut sudah meluluskan sekitar 500 orang berkemampuan mengoperasikan komputer.
“Kami biasanya mengundang peserta dari anak-anak panti asuhan dan tempat-tempat pengajian anak yang berada di sekitar kampus.Tapi ini juga terbuka bagi remaja yang tidak memiliki aktivitas rutin,” katanya.
Pengajarnya sendiri, tambah dia, diambil dari tenaga-tenaga terampil di LCC. Jadwal kursus ditetapkan dua kali dalam sepekan, dengan masa pendidikan tiga bulan. Jadwal yang hanya dua kali sepekan sengaja ditetapkan, agar anak-anak peserta kursus tersebut memiliki waktu yang banyak untuk kegiatan lainnya.
“Fasilitasnya standar untuk pengetahuan komputer. Saya berharap, usai mengikuti kursus, anak-anak kita itu akan memiliki pengetahuan yang cukup untuk mereka gunakan nantinya,” pungkas Endre. (Rud)
Baca Juga :
- Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Dana Pengembalian TKI 12 menit lalu
- Kursi Ketua Nasdem Sulsel Kian Memanas 19 menit lalu
- Tersangka Pembunuh Istri Dewan Dipukul Massa 22 menit lalu