Gitar Dambus dari Bangka Tembus Belanda
Alat musik tradisional khas Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung (Babel) yakni Gitar Bass Dambus bercorak Kepala Rusa karya A Ziwar
Editor:
Budi Prasetyo
Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi
TRIBUNNEWS.COM .COM, BANGKA -- Alat musik tradisional khas Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung (Babel) yakni Gitar Bass Dambus bercorak Kepala Rusa karya A Ziwar Dahlan, perajin alat musik tradisional dan seniman Bangka berhasil menembus pasar internasional. Sejauh ini, seorang kolektor alat musik asal Belanda Mr Henny de Bruin telah memesan satu set Gitar Bass Dambus ini.
Hal ini diungkapkan Ziwar yang ditemui Bangkapos.com di rumahnya Kompleks Perumahan PT Timah BTN Air Ruay Pemali, Kabupaten Bangka pada Senin (18/2/2013).
"Alhamdulillah ternyata gitar bas dambus kepala rusa produksi kerajinan tangan saya dipesan seorang kolektor alat musik Belanda, Mr Henny de Bruin sekitar dua minggu lalu, saat ini sudah selesai dikerjakan dan siap dikirimkan ke pemesannya di Belanda," kata Ziwar.
Diakuinya, pembuatan gitas bas dambus ini memakan waktu sekitar 1 minggu. Seiring pada musim hujan, sehingga masa pengeringan cat vernisnya relatif lebih lama. Mengingat untuk pengeringannya justru membutuhkan sinar matahari yang bagus.
"Sekarang ini Gitar Bass Dambus ini akan saya kirim lewat PT Pos Indonesia, mungkin sekitar 5 hari sampai di sana (Negeri Belanda-red)," ujar Ziwar.
Baca Juga :
Baca tanpa iklan