Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kendaraan Taktis TNI

Kecelakaan terjadi saat pasangan suami-istri, Ahmad Sohinun dan Rochidah, warga Desa Kalitapen RT 04 RW 03, Kecamatan Purwojati, baru pulang

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Hanan Wiyoko

TRIBUNNEWS.COM, BANYUMAS - Kecelakaan lalulintas antara kendaraan taktis (rantis) militer jenis 'Kikavser' Amfibi TNI AD dengan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Ajibarang Purwokerto, Senin (18/2/2013) sekitar pukul 05.00 WIB. Pengendara motor dikabarkan meninggal di lokasi kejadian, sedangkan pembonceng kritis.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi saat pasangan suami-istri, Ahmad Sohinun dan Rochidah, warga Desa Kalitapen RT 04 RW 03, Kecamatan Purwojati, baru pulang kulakan di Pasar Ajibarang dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega berpelat nomor R 4530 AE.

Saat melintas di depan Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Ajibarang, datang iring-iringan kendaraan militer dari arah timur atau timur.

"Pengendara sepeda motor itu berada di belakang sebuah bus, sehingga diduga tidak mengetahui adanya iring-iringan kendaraan militer. Padahal, bus itu sudah minggir ke kiri," kata salah seorang warga, Susanto (28), warga Ajibarang.

Menurut dia, pengendara sepeda motor tersebut justru menyalip bus di depannya hingga akhirnya tabrakan tidak bisa dihindarkan.

Bahkan, kendaraan "Kikavser" yang bertabrakan dengan sepeda motor tersebut berbelok ke kanan hingga akhirnya berhenti setelah menabrak sebuah pohon di depan SMPN 1 Ajibarang.

Rekomendasi Untuk Anda

Akibat kecelakaan tersebut, Ahmad Sohinun meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan Rochidah yang mengalami luka parah segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Margono Soekarjo, Purwokerto.

Setelah kecelakaan, rantis tersebut segera ditutupi terpal warna biru. Sejumlah anggota  TNI berada di lokasi hingga didatangkan derek sekitar pukul 07.30 WIB. Petugas Kepolisian Resor Banyumas datang melakukan olah TKP.

Saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Komandan Distrik Militer 0701 Banyumas Letnan Kolonel Infanteri Helmi Tachejadi Soerjono mengatakan, iring-iringan kendaraan militer ini dalam rangka pengamanan Pemilihan Kepala Daerah Banyumas 17 Februari 2013.

"Konvoi kendaraan ini sudah sesuai prosedur karena terdapat pengawalan di depan, termasuk dikawal mobil Polisi Militer," kata dia tanpa menyebutkan nama pengemudi "Kikavser" yang mengalami kecelakaan.

Kendati demikian, dia mengatakan, TNI akan bertanggung jawab atas musibah kecelakaan ini termasuk memberikan asuransi dan sebagainya kepada keluarga korban.

Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Banyumas terkait kecelakaan tersebut.

Sementara itu Kasatlantas Polres Banyumas, AKP Chalid Mawardi belum memberikan komentar dan menyarankan statemen dari Kapolres Banyumas AKBP Dwiyono.

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas