Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tim Seleksi KPU Sulsel Bakal Jemput Bola

Tim Seleksi Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel segera bekerja umum memilih komisioner baru periode 2013-2018

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo

Laporan Wartawan Tribun Timur Edi Sumardi

TRIBUNNEWS.COM MAKASSAR, – Tim Seleksi Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel segera bekerja umum memilih komisioner baru periode 2013-2018. Koordinator Tim Seleksi, Adi Suryadi Culla mengatakan, dalam waktu dekat meminta masukan soal calon komisioner layak dipilih atau tidak. Masukan diminta dari berbagai kalangan untuk melihat rekam jejak (track record) sang calon.

“Timsel (tim seleksi) akan meminta masukan, menjemput bola untuk anggota (komisioner) KPU baru. Akan kami lihat track record baru kami jemput,” kata Adi saat berbincang dengan Wakil Pemimpin Redaksi I Tribun Timur Ronald Ngantung, Wakil Pemimpin Redaksi II Tribun Timur Nur Thamzil Thahir, Manajer Produksi Tribun Timur AS Kambie, dan pengamat politik dari Universitas Negeri Makassar Ahyar Anwar di redaksi Tribun, Senin (18/2/2013).

Selain Adi, tim seleksi beranggotakan Mappinawang, Kadir Ahmad, Marhumah Maji, dan Itji Diana Daud. Menurut Adi, tim akan bekerja selama tiga bulan demi menjaring calon komisioner terbaik.

Adi mengaku, dirinya tak terlalu menyangka bisa jadi bagian dari tim seleksi. “Saya ini ditelepon dan disuruh sama orang untuk kerja,” ujarnya. Hal demikian pula akan diterapkan saat menyeleksi calon komisioner. Tim akan melihat pihak berkompeten untuk menjadi komisioner lalu dibujuk untuk mendaftarkan diri.

Sementara Ahyar mengritisi adanya oknum komisioner yang menjadi kaki tangan politisi bahkan calon kepala daerah. Fenomena ini dapat dilihat pada komposisi komisioner periode saat ini (petahana) maupun sebelumnya.

”Dalam kebudayaan kita, orang kita angkat merupakan orang berintegritas tinggi,” ujar Ahyar.

Rekomendasi Untuk Anda

Jika dalam seleksi, calon ber-track record buruk bisa lolos seleksi maka akan merusak komposisi KPU selama satu periode.(tribun-timur.com/edi)

Baca  Juga  :

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas