Dicari Ortu, Identitas Mahasiswa Unej yang Dibakar
"Memang PP tiap hari," ujar Fadilah kepada Surya, Rabu (27/2/2013).
Laporan dari Sri Wahyunik wartawan surya
TRIBUNNEWS.COM,JEMBER - Terungkapnya identitas Galau Wahyu Utama (bukan Galuh), mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Jember, tidak lepas dari pencarian orang tuanya, Agus Santoso dan Eni Yuliati.
Pasutri itu kehilangan jejak Galuh (panggilan akrab Galau), sejak Senin (25/2/2013) malam.
Menurut buliknya, Nur Fadilah, Galuh setiap hari pulang pergi dari rumahnya ke kampus Unej. Ia tidak kos di Jember.
"Memang PP tiap hari," ujar Fadilah kepada Surya, Rabu (27/2/2013).
Sejak Senin malam kemarin, ia tidak pulang. Padahal ditunggu sampai jam 22.00 WIB. Karena tetap belum pulang, pasangan Agus dan Eni meluncur ke Jember.
Keduanya mendatangi rumah sepupunya di Jember, Suwono. Rumah Suwono menjadi tempat istirahat Galuh jika tidak pulang ke Bondowoso.
"Tetap tidak ketemu. Sampai Selasa pagi terus dicari. Di kampus, di kafe, dicari semua tetapi tetap tidak ketemu," imbuh Fadilah.
Setelah putus asa mencari, sekitar pukul 22.00 malam, keluarga mendatangi RSD dr Soebandi.
"Petugas IGD memberitahu tidak ada pasien bernama Galau. Tetapi ada mayat mr x," lanjutnya.
Akhirnya keluarga mendatangi kamar mayat. Setelah melihat, barulah orang tua yakin kalau jenazah itu jenazah Galau.
Baca tanpa iklan