Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Petani Sidrap Pilih Mobil Pemotong Padi

Kehadiran mobil pemotong padi, di Kabupaten Sidrap, ternyata mendapatkan sambutan baik dari kalangan petani.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak

Laporan wartawan Tribun Timur, Ali

TRIBUNNEWS.COM, SIDRAP - Kehadiran mobil pemotong padi, di Kabupaten Sidrap, ternyata mendapatkan sambutan baik dari kalangan petani.

Hal ini dikarenakan, biaya yang digunakan untuk memotong padi, dengan menggunakan mobil pemotong, lebih murah, ketimbang menggunakan tenaga manual, atau yang dikenal dengan dros.

Hal tersebut diungkapkan oleh Amir, salah seorang petani di Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, Sabtu (9/3/2013).

"Jika hasil panen untuk satu petak sawah, berisi sepuluh karung gabah, maka pemilik mobil mendapatkan satu karung. Beda jika manusia yang mengerjakan, biasanya lebih mahal," kata Amir

Menurut Amir, selain lebih murah, pekerjaan juga lebih cepat, karena menggunakan mesin.

"Lebih cepat pak, dibanding dros. Biayanya juga berbeda. Kalau dros menggunakan sekitar 50 orang, sementara mobil pemotong hanya tujuh orang, yang terdiri dari supir, dan oprator lainnya," kata Amir.

Tak hanya cepat, dan murah, kelebihan mobil pemotong padi juga lebih bersih ketimbang tenaga manual.

"Kalau mobil pak, tidak ada yang disisakan, lain halnya kalau tenaga manual, banyak bulir padi yang terbuang," lanjut Amir.

Klik:

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas