Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Umat Hindu di Banyumas Siapkan Ogoh-ogoh 4 Meter

Menjelang perayaan ibadah Nyepi, penganut Hindu di Desa Klinting, Kecamatan Somagede, Banyumas, Jawa Tengah sedang menyelesaikan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Hanan Wiyoko

TRIBUNNEWS.COM, BANYUMAS - Menjelang perayaan ibadah Nyepi, penganut Hindu di Desa Klinting, Kecamatan Somagede, Banyumas, Jawa Tengah sedang menyelesaikan pembuatan ogoh-ogoh. Rencananya, ogoh-ogoh tersebut akan diarak dan kemudian dibakar setelah upacara tawur agung kasangan di Pura Pedalaman Giri Kendeng, Senin (11/3/2013) besok.

"Kami sudah menyiapkan ogoh-ogoh ukuran 4 meter. Akan kita arak selesai upacara," kata Sekretaris Persatuan Hindhu Dharma Kabupaten Banyumas, Minoto Dharmo kepada Tribun Jogja (Tribunnews Network), Minggu (10/3/2013) pagi.

Ia mengatakan, ogoh-ogoh merupakan wujud nafsu angkara yang harus dihilangkan. Maksudnya, agar pribadi-pribadi menjadi netral dan bersih sebelum menjalani laku tapa brata penyepian yang meliputi apati lelungan (tidak bepergian), apati lelanguan (tidak berwangi), apati geni (tidak menyalakan api/penerangan), dan apati karya (tidak beraktivitas).

"Tahun sebelumnya tak ada pembuatan ogoh-ogoh. Terus terang karena alasan pendanaan," kata Minoto berharap Pemkab Banyumas memberikan perhatian terhadap keberadaan komunitas penganut Hindu di Desa Klinting.

Di desa tersebut ada sekitar 250 penganut Hindu. Bisa dibilang, penganut Hindu terbesar di Banyumas berada di desa yang berada di perbukitan tersebut. Mereka hidup rukun bersama penganut agama lain yang menjadi kelompok mayoritas.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas