Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Angin Kencang Hancurkan Puluhan Rumah Warga di Selayar

mengakibatkan terjadinya kerusakan bangunan rumah warga masyarakat di beberapa wilayah desa dan kecamatan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Budi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM  SELAYAR - Angin kencang disertai guyuran hujan deras yang selama beberapa bulan terakhir terus melanda Kabupaten kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan kembali mengakibatkan terjadinya kerusakan bangunan rumah warga masyarakat  di beberapa wilayah desa dan kecamatan.

Di Dusun Pariangang, Desa Harapan, Kecamatan Bontosikuyu amuk angin kencang nyaris menghancurkan salah satu bangunan rumah kediaman warga masyarakat setempat. Seluruh bangunan rumah mulai dari atap sampai bahagian dinding, habis dibuat porak-poranda oleh badai angin kencang yang menghempas Kecamatan Bontosikuyu.

Peristiwa yang tak kalah memiriskan ikut menimpa salah satu wilayah desa  dibagian  utara ibukota kabupaten. Dimana, kegiatan penambangan kawasan perbukitan yang berlangsung secara tidak terkendali di sejumlah titik di Kabupaten Kepulauan Selayar mulai berbuntut meresahkan warga pengguna jalan.  Terutama saat musim penghujan tiba.

Pasalnya, longsoran tanah timbunan tidak jarang ikut tergerus oleh air hujan dan berujung menimbun bahu jalan. Dalam kondisi ini pengendara motor dan mobil harus extra hati-hati saat sedang berkendara.

Karena selain kondisi jalan yang licin dan sangat rawan kecelakaan. Kendaraan yang melintasi ruas jalan tersebutpun tak jarang harus terjebak tumpukan lumpur tanah yang terseret air hujan dari atas lahan perbukitan.

Hingga dengan diturunkannya berita ini peristiwa memiriskan yang sempat terekam camera wartawan di ruas jalan Dusun Cinimabela dan Kaburu, Kecamatan Bontomanai tersebut masih terus berlangsung dan belum mendapat perhatian sama sekali dari pihak instansi yang berkompoten.

Aparat Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten tampak masih disiagakan untuk mengantisipasi  kemungkinan terjadinya bencana susulan yang lebih parah dan berakibat fatal terhadap keselamatan warga masyarakat.  (fadly syarif)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas