Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Bau Belerang Tercium Hingga Radius 2 Kilometer

Dari hasil pengamatan visual Kawah Timbang pada Senin pagi, teramati uap air putih tipis hingga tebal menyebar sekitar hingga 300 meter

Tribun X Baca tanpa iklan

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hanan Wiyoko

TRIBUNNEWS.COM, BANJARNEGARA - Krisis Kawah Timbang yang terus mengeluarkan gas beracun belum mau menunjukkan tanda-tanda hendak berakhir. Justru, aktivitas vulkanik di Gunung Api Dieng terus meningkat.

Senin (18/3/2013), atau hari ke delapan status Waspada (level II), petugas mencium bau belerang dari sekitar kawah tercium hingga radius 1.000 meter hingga 2.000 meter.

"Ya, bau belerang tercium hingga ke posko di Kecamatan Batur yang jaraknya sekitar 2.000 meter dari Kawah Timbang," kata petugas BPBD Banjarnegara, Andri Sulistyo yang berada di posko bencana, Senin sore.

Dari hasil pengamatan visual Kawah Timbang pada Senin pagi, teramati uap air putih tipis hingga tebal menyebar sekitar hingga 300 meter ke arah selatan menuju Kali Sat.

Pengukuran gas pada titik I menunjukkan semua gas=0, titik II menunjukkan gas  H2S=2 ppm; titik III menunjukkan gas CO2=0,6 persen volume dan gas H2S=7 ppm; titik IV menunjukkan semua gas =0; titik V menunjukkan CO2=0,3 persen volume dan gasH2S=14 ppm; titik VI menunjukkan gas CO2=0,6 persen volume dan gas H2S=15 ppm; titik VII menunjukkan gas CO2=0,2 persen volume dan gas H2S=10 ppm dan pada pengukuran terjauh yakni titik VIII menunjukkan semua gas =0

"Kadar gas beracun masih tinggi. Pengukuran kini dilakukan di luar radius berbahaya yakni 500 meter dari kawah," kata Kepala Pos PGA Dieng, Tunut Pujiharjo.

Rekomendasi Untuk Anda

Seperti diberitakan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Kawah Timbang dari normal (level I) menjadi waspada (level II) sejak Senin (11/3/2013), pukul 21.30 WIB.

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas