Cubit Paha, Jambak Kerudung
Lilis Herlina (47), melaporkan Ketua Yayasan SDIT Musaddadiyah, Toto Tontowi Jauhari ke Polres Garut.
Editor:
Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, GARUT - Lilis Herlina (47), melaporkan Ketua Yayasan SDIT Musaddadiyah, Toto Tontowi Jauhari ke Polres Garut. Dalam laporannya Lilis menyebut bahwa Toto telah melakukan kekerasan fisik terhadap putrinya, AS (7) saat sekolah di SDIT Musaddadiyah Garut.
Lilis mengatakan kejadian ini diawali pertengkaran antara AS dan teman sekelasnya pada 12 Februari 2013. AS saat itu berebut tempat duduk dengan temannya. Menurut Lilis, teman AS kemudian menendang AS. AS pun membalasnya dengan cubitan.
Besoknya, kata Lilis, orang tua teman AS masuk ke kelas dan mencubit AS di hadapan teman-teman dan gurunya. AS yang telah mendapat cubitan di lengan kirinya kemudian dipanggil ke ruang kepala sekolah.
"Di sana, ketua yayasan menyuruh anak saya mengaku bahwa dia sudah mencubit temannya itu. Anak saya dicubit kedua pahanya oleh dia. Kerudungnya dijambak sampai sobek," ucap Lilis di rumahnya, Senin (18/3/2013).
Akhirnya, setelah diminta pindah sekolah, AS pun dipindahkan sekolahnya oleh Lilis dari SDIT. Walau pun telah berlalu 1 bulan, AS masih trauma dan enggan berbicara dengan orang yang kurang dikenal.
Lilis mengatakan Toto telah mendatangi rumahnya dan mengaku telah mencubit AS. Semua itu, ucapnya, dilakukan untuk menegakkan aturan di sekolahnya. Namun, keluarga Lilis memilih tetap melaporkannya ke Polres Garut, Sabtu (16/3/2013).
AS yang duduk di kelas 2 itu, ucapnya, mendapat luka cubitan dengan bekas yang cukup jelas terlihat pada kedua paha dan lengan kirinya. Bukti kekerasan tersebut didokumantasikan dalam foto sebelum bekas lukanya hilang.
Sejauh ini belum ada tanggapan dari Toto terkait hal tersebut. Saat Tribun mendatanginya ke SDIT Musaddadiyah, Toto tidak berada tempat. Sejumlah guru pun enggan memberikan keterangan mengenai kejadian tersebut.
Tribun juga sempat berulangkali mencoba mengonfirmasikan hal tersebut kepada Toto melalui pesawat telepon, namun Toto tak pernah menjawab telepon dari Tribun. Tribun juga sempat mengirimkan SMS terkait hal ini kepada Toto. Namun, SMS itu pun tak pernah dibalas oleh Toto. (tribun jabar/sam)
Baca juga:
- Polisi Kejar Perampok yang Gondol Emas Senilai Rp 2 Miliar
- Pemantau Pilkada Jateng Sepi Peminat
- Polisi Bentuk Tim Khusus Buru Perampok Uang dan Emas Senilai…