Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Puting Beliung Terjang Sumenep, Rumah Penduduk Rata dengan Tanah

Tidak ada korban jiwa, namun rumah ukuran 6 kali 8 meter persegi itu rata dengan tanah

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM,SUMENEP - Kendati hujan tidak begitu deras, namun puting beliung berhasil menggasak satu rumah penduduk Miswar (40) dengan istrinya Suhnami (38) warga Dusun Barat Gunung, Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Sumenep, Selasa (19/3/2013). Tidak ada korban jiwa, namun rumah ukuran 6 kali 8 meter persegi itu rata dengan tanah.

Korban kini harus mengungsi ke rumah kerabatnya tidak jauh dari rumah tempat tinggal korban yang kini sudah ludes. Sejumlah warga sekitar bergotong royong menbersihkan tumpukan rumah korban yang hancur dan mengevakuasi sejumlah barang-barang berharga milik korban.

Peristiwa yang nyaris merengget nyawa Miswar, ketika pagi itu sekitar pukul 10.00 WIB hujan rintik terjadi di sekitar rumah tempat tinggal Miswar. Rintik hujan dibarengi dengan angin kencang yang lama kelamaan menjadi badai mengelilingi kawasan rumah korban. Sejumah pohon bambu banyak yang patah akibat terkena pusaran angin yang dikenal dengan puting beliung.

"Melihat kondisi yang tidak memungkinkan itu saya dan keluarga lalu keluar rumah dan tiarap di persawahan belakang rumah. Pusaran angin semakin kencang hingga akhirnya menyapu rumah saya hingga ambruk dan rata dengan tanah," ujar Miswar.

Waktu angin puting beliung yang menggasak rumah Miswar hanya berlangsung singkat antara 7 sampai 10 menit. Namun  karena dahsyatnya pusaran angin puting beliung, membuat semua benda yang ada di permukaan tanah berterbangan ke atas awan lalu kemudian jatuh dan berantakan.

"Gentung rumah saya berterbangan seperti burung. Bahkan tempat tidur dan kasur pun terbang hingga 20 meter dari rumah saya,’’ katanya.

Anehnya, angin puting beliung hanya menggasak rumah Miswar. Padahal tidak jauh dari rumahnya Miswar ada juga rumah penduduk tetapi selamat dari angin puting beliung.

Rekomendasi Untuk Anda

"Rumah-rumah warga dan tetangga kita ini selamat, kendatipun ada hanya beberapa genteng rumahnya aja yang rusak,’’ timpal, Rahman Effendi anak Miswar.

Terhadap kejadian ini, pihaknya berharap ada bantuan dari pemerintah, mengingat korban selama ini hanya hidup sebagai buruh tani yang tidak mungkin bisa membangun rumah lagi.

Sementara itu, Kadis Sosial Sumenep, Koesman Hadie dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Sumenep, Fadhilah berjanji akan mengecek langsung peristiwa terjangan angin puting beliung ke lokasi setempat. Kedua lembaga ini juga mempersiapkan bantuan sesuai dengan besaran kerusakannya.

‘’Kami akan datang terlebih dahulu ke lokasi kejadian itu dan tentu saja akan dipersiapkan bantuan seadanya, sesuai dengan besaran bantuan yang telah ditetapkan pemerintah,’’ ujar Koesman Hadi yang diiyakan oleh Kepala BPPD, Fadhilah.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas