Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dokumen Palsu Bobol BRI Rp 1,4 M

Menggunakan sejumlah dokumen palsu, seorang warga berinisial RAK berhasil mengeruk keuntungan hingga Rp 1,4 miliar

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM , SURABAYA –  Menggunakan sejumlah dokumen palsu, seorang warga berinisial RAK berhasil mengeruk keuntungan hingga Rp 1,4 miliar dalam bentuk kucuran dana kredit dari Bank BRI Cabang Rungkut dan Cabang Taman.

“Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait perkara ini. Dan penanganan atas kasus tersebut dilakukan polisi setelah mendapat laporan,” ujar Kasubbid Penmas Polda Jatim AKBP Suhartoyo, Kamis (28/3/2013).

Informasi yang berhasil dihimpun, kasus ini bermula sekitar Februari 2012. Saat itu RAK mengajukan kredit di Bank BRI Cabang Rungkut dan Taman senilai Rp 1,4 miliar. Seperti pada umumnya, pemohon kredit harus melengkapi sejumlah dokumen persyaratan.

Dalam pengajuannya, RAK mengaku sebagai pengurus Bimbingan Belajar Sony Sugema College (SSC). Ia juga menyerahkan sejumlah dokumen seperti surat keterangan dari tempat kerja, SK pegawai dan sebagainya.

“Ada dugaan dokumen-dokumen yang dilampirkan oleh terlapor dalam pengajuan kredit ke bank itu palsu,” sambung Suhartoyo.

Kendati demikian, RAK berhasil mendapat kucuran dana sebesar Rp 1,4 miliar dari BRI Rungkut dan Taman. Kabarnya, pengajuan kredit menggunakan dokumen paslu itu tetap di-ACC karena pelaku ada kerjasama dengan pihak bank untuk memuluskannya.

Hasil audit BRI Pusat, salah satunya menemukan dokumen dalam pengajuan kredit ini palsu. “Untuk mengungkap semua terkait kasus tersebut, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Termasuk dari pihak bank,” kata Kasubdit II Hartabangta Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Hadi Utomo.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca  Juga  :

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas