Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perampok Gasak Emas Senilai Rp 650 Juta

Perampok menggondol emas batangan dan perhiasan senilai Rp 650 juta setelah mengobrak-abrik rumah milik Darwin

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM BANDUNG, - Perampok menggondol emas batangan dan perhiasan senilai Rp 650 juta setelah mengobrak-abrik rumah milik Darwin (46), di Jalan Taman Cibunut Dalam, Kelurahan Kebon Pisang, Kecamatan Sumur Bandung, Bandung, Jumat (29/3/2013).

Dari aksinya itu, perampok yang diperkirakan berjumlah lebih dari satu orang itu mengambil 10 batang emas seberat total 1 kilogram senilai Rp 550 juta, berbagai perhiasan emas senilai Rp 100 juta, satu unit komputer, satu jam tangan, dan uang tunai sebesar Rp 2 juta.

Hal itu dikatakan Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko. "Pelaku diduga sudah menggambarkan situasi di rumah tersebut sebelum melakukan aksinya, ditambah lagi lingkungan di sekitar rumah tersebut terbilang sepi. Kami juga menduga perampok tidak beraksi sendirian," jelas Trunoyudo.

Truyudo menjelaskan, rumah diketahui pemilik sudah kebobolan sekitar pukul 13.00 WIB. Pintu pagar utama yang dikunci rapat dengan gembok yang besar hancur, pintu depan rumah dan pintu kamar juga demikian. Lemari tempat korban menyimpan barang-barang berharga juga hancur.

"Dari laporan yang kami terima, pemilik sudah meninggalkan rumah sejak pagi. Ketika pemilik pulang, pintu rumah sudah terbuka dan berantakan, pemilik kaget melihat barang-barang berharganya hilang," Trunoyudo.

Pihak kepolisian saat ini sedang menyelidiki kasus tersebut. Polisi juga tengah memeriksa beberapa saksi dalam kasus perampokan senilai setengah miliar ini. "Kami sedang dan akan terus melakukan penyelidikan, mudah-mudahan para pelakunya secepatnya terungkap," pungkasnya.

Baca  Juga :

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas