Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sungai Ciojar Segera Dinormalisasi

Sungai Ciojar yang sempat meluap dan menyebabkan banjir di Kampung Tarogongkolot, Desa Tarogong, Kecamatan

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina

TRIBUNNEWS.COM, GARUT - Sungai Ciojar yang sempat meluap dan menyebabkan banjir di Kampung Tarogongkolot, Desa Tarogong, Kecamatan Tarogongkidul, Sabtu (6/4/2013), segera dinormalisasi. Hal ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Garut untuk mencegah banjir kembali terjadi.

Bupati Garut, Agus Hamdani, mengatakan normalisasi sungai berarus deras yang melewati kawasan perkotaan Kabupaten Garut ini akan melibatkan juga warga, TNI, dan instansi lainnya. Dengan demikian, normalisasi ini segera terealisasi dan warga akan merasa aman.

"Baru kali ini Tarogongkolot kebanjiran. 35 rumah terendam malam itu. Hal ini disebabkan arus sungai yang sangat deras akibat hujan besar. Selain itu, sungai ini juga sudah menyempit dan mendangkal," kata Agus saat ditemui di seusai memimpin apel perdananya di Kantor Bupati Garut, Senin (8/4/2013).

Menurut Agus, Sungai Ciojar harus dikeruk. Sampah dan lumpur yang menyebabkan pendangkalan sungai harus diangkut sehingga sungai bisa mengalirkan air dengan optimal. Dengan demikian, aliran Sungai Ciojar ke saluran irigasi di Kecamatan Tarogongkidul dan Banyuresmi pun dapat optimal.

Sungai Ciojar, menurutnya sudah tidak dapat menampung dan mengalirkan air pada musim hujan dengan optimal. Sehingga air sungai ini pun meluber dan sempat membanjiri halaman Kantor Samsat Kabupaten Garut.

"Jalurnya memang ke sekitar Kantor Samsat yang baru. Jadinya malah banjir di sana karena air tidak bisa mengalir semua di sungai. Intinya, normalisasi harus segera dilakukan.

Anggarannya harus segera disiapkan. Soalnya, April yang seharusnya mulai kemarau malah terjadi hujan dengan intensitas sangat tinggi," kata Agus.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Bupati Garut, sungai ini yang mengalir melewati kawasan permukiman padat penduduk pun menjadi pemicu pendangkalan dan penyempitan sungai. Karenanya, warga diimbau untuk tidak membuang sampah ke sungai. (Sam)

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas