Polresta Medan Ringkus 5 Tersangka Pengedar Narkoba
Satuan Narkoba Polresta Medan, meringkus lima tersangka dari penggerebekan yang dilakukan Jln Sekata Medan Sabtu
Editor:
Dewi Agustina
Laporan Wartawan Tribun Medan, Indra Gunawan Sipahutar
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Satuan Narkoba Polresta Medan, meringkus lima tersangka dari penggerebekan yang dilakukan Jln Sekata Medan Sabtu, (18/5/2013) pagi. Kelima orang tersebut diantaranya Juhri Nasution, Suparman, Supariono, Ismed dan salah seorang wanita, Melisa.
Kasat Narkoba Polresta Medan, Kompol Dony Alexander mengatakan kelimanya kini sudah ditetapkan sebagai tersangka yang ditangkap dari tempat berbeda. Petugas juga menemukan barang bukti sabu 5,6 gram, pil ekstasi 28 butir, 5 timbangan elektrik, 2 pipa kaca, 3 sendok sabu plastik, 2 plastik klip, 2 unit handpone, dan 1 bong.
"Penggerebekan ini dalam rangka Operasi Antik (Anti Narkotika) Toba 2013 yang sudah beberapa hari kita gelar. Jadi selama operasi baik bandar maupun pemakai narkoba sudah kita amankan," ujar Dony.
Sehari sebelumnya pihaknya terlebih dahulu melakukan penggerebekan di Jln Mangkubumi Medan. Di lokasi itu ada 11 orang yang diamankan.
Sementara itu warga Jalan Sekata, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat mendadak heboh, Sabtu (18/5/2013) sekira pukul 07.00 WIB. Warga mengira penggerebekan yang dilakukan oleh Sat Res Narkoba Polresta Medan pagi itu untuk menggerebek rumah teroris.
Meski penggerebekan berakhir sampai pukul 09.00 WIB, sampai jam 10.00 WIB warga masih berkumpul di salah satu warung lontong yang ada di pertigaan Kelurahan Sei Agul dengan Kelurahan Karang Berombang.
"Kami pikir tadi penggerebekan rumah teroris disini, karena puluhan polisi datang kesini. Polisinya banyak yang pakai senjata laras panjang, makanya itu kami kira tadi ada teroris. Sekarang kan lagi gencar polisi gerebek teroris," ujar warga.
Ada belasan warga yang belum beranjak dari warung lontong tersebut. Dengan alasan takut tidak ada satupun warga yang berani menyebutkan namanya.
"Kalau disini memang banyak orang yang ditangkap karena narkoba, cuma yang hari ini banyak kali polisinya, macam penggerebekan teroris yang di TV itulah. Kalau mau tanya rumah siapa yang digerebek tanya sama kepala lingkungannya saja," kata salah satu warga.(dra/tribun-medan.com)