Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warga Binjai Padati Lapangan Merdeka

Lebih dua ribu warga dari berbagai penjuru Kota Binjai memadati Lapangan Merdeka Kota Binjai mengikuti Dzikir dan Tausiyah Akba

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo

Laporan wartawan Tribun Medan, M Azhari Tanjung

TRIBUNNEWS.COM , BINJAI – Lebih dua ribu warga dari berbagai penjuru Kota Binjai memadati Lapangan Merdeka Kota Binjai  mengikuti Dzikir dan Tausiyah Akbar dalam Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Binjai ke-141 tahun

 
Hadir di acara itu, Walikota Binjai HM Idaham SH MSi, Wakil Walikota H Timbas Tarigan SE, Sekdako Binjai H Elyuzar, Dandim 0203/Langkat Letkol Inf Tri Saktiyono, Wakapolresta Binjai Kompol Aries Setyo Budhi, Ketua DPRD Kota Binjai Zainuddin Purba SH, segenap unsur Muspida Plus dan tokoh masayarakat Kota Binjai, serta tamu khusus Al Ustadz Fikri Haikal MZ.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh H Tuah Sirait SAg untuk kemudian dibuka secara resmi oleh Walikota Binjai HM Idahamn SH MSi.

Walikota Binjai HM Idaham SH MSi menjelaskan bahwa pelaksanaan dzikir dan tausiyah akbar diselenggarakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas seluruh berkah dan perlindungan yang dirasakan oleh seluruh warga Kota Binjai selama 141 tahun berdiri.

Melalui acara tersebut, diharapkan memberikan bekal ibadah dan jaminan keselamatan bagi seluruh warga dan aparatur pemerintah, sehingga menghindarkan Kota Binjai dari segala bentuk persoalan kemanusiaan, gangguan keamanan dan bencana alam.

Rekomendasi Untuk Anda

Usai sambutan dari walikota, acara dilanjutkan dengan doa dan dzikir bersama, serta ditutup dengan acara puncak berupa ceramah rohani (tausiyah) oleh ulama kondang dari Jakarta Al Ustadz Fikri Haikal MZ.

Dalam tausiyahnya, Al Ustadz Fikri Haikal MZ mengutarakan tentang pentingnya penerapan nilai agama dan keberadaan empat perkara guna mendukung kemajuan dan percepatan pembangunan Kota Binjai maupun daerah lain di Provinsi Sumatera Utara.

Empat perkara yang dimaksud antara lain keberadaan dan peran sosial para ulama dalam mewujudkan masayarakat beriman dan menjungjung tinggi nilai kebenaran, adanya sosok pemimpin yang adil sehingga mampu menjadi contoh dan pengayom masyarakatnya, adanya rasa kedermawanan orang-orang kaya dalam membantu masyarakat kurang mampu, serta doa dari para fakir miskin maupun anak-anak yatim.

Menurut Fikri, empat hal dimaksud penting dalam menciptakan rasa kebersamaan dan sikap toleransi antara sesama warga demi mempermudah upaya pecepatan pembangunan dan penyelesaian persoalan sosial di daerah, sehingga mampu mewujudkan Kota Binjai yang aman, damai dan sejahtera. (ari/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas