Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Aksi Perkosaan Gagal Gara-gara Ejakulasi Dini

seorang pegawai BPN) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, gagal melakukan perkosaan terhadap AA karena mengalami ejakulasi dini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, BONE — AP (45), seorang pegawai Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, gagal melakukan perkosaan terhadap AA karena mengalami ejakulasi dini. Peristiwa itu terjadi di salah satu ruangan BPN di Jalan Andi Mappayukki, Watampone, Kabupaten Bone.

AP adalah Kepala Seksi di Kantor BPN Bone yang menangani pembuatan sertifikat tanah. Tersiar kabar, aksi bejat AP itu sudah empat kali berulang dan semuanya gagal karena ejakulasi dini. Aksi terakhir AP terjadi awal bulan Mei lalu.

Entah apa yang merasuki pikiran pria tersebut. Ia berusaha melampiaskan birahinya kepada AA saat staf perempuannya itu sedang sibuk bekerja di ruang kerjanya hingga sore hari. Agar bisa berduaan dengan AA di ruangan itu, AP menyuruh salah seorang staf pria membeli makanan dengan dalih lapar dan ia akan lembur.

Setelah tinggal berduaan, AP langsung memeluk AA. AA berusaha menolak perlakuan atasannya itu, tetapi ia diancam akan dipecat jika berteriak. Beruntung, AP mengalami ejakulasi dini sehingga aksi itu urung terjadi.

AP kemudian pergi ke kamar mandi dan meminta AA tetap menunggunya. Saat itulah, AA lari meninggalkan ruangan dan kemudian mengadu ke atasannya, Kepala Kantor BPN Bone. Sayangnya, laporan AA ditolak Kepala Kantor BPN Bone lantaran AA tidak punya bukti terkait perlakuan AP tersebut.

AA pun kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya itu ke Kantor Wilayah BPN Sulsel sambil memperlihatkan bukti rok yang terdapat tumpahan sperma AP. Hingga berita ini ditayangkan, AA dan AP yang mencoba dikonfirmasi terkait masalah tersebut memilih bungkam dan menghindar dari wartawan.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, sejumlah pegawai, baik di BPN Bone maupun Makassar membenarkan adanya percobaan pemerkosaan tersebut. "Iya itu benar, dan AP sudah dipanggil menghadap. Yang jelas sudah ditangani secara intern," ungkap salah seorang pegawai BPN Bone yang enggan namanya disebutkan, Senin (20/5/2013) kemarin. (*)

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas