Jangan Kucilkan Penderita Kusta
Tidak usah kuatir. Berjabat tangan tidak masalah. Kusta bukan penyakit turunan dan bisa disembuhkan total.
Laporan Wartawan Surya, Ahmad Faisol
TRIBUNNEWS.COM,BANGKALAN - Sedikitnya 70 penderita kusta dari 22 puskesmas di Kabupaten Bangkalan mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan gratis berkala di Aula Dinas Kesehatan (dinkes) Kabupaten Bangkalan, Rabu (22/5/2013).
"Tidak usah kuatir. Berjabat tangan tidak masalah. Kusta bukan penyakit turunan dan bisa disembuhkan total. Jangan kucilkan penderita kusta," ungkap Kepala Dinkes Ahmat Aziz di sela-sela pemeriksaan dan pengobatan penderita kusta kerjasama dengan RS Dr Soetomo Surabaya.
Menurutnya, penderita penyakit yang disebabkan kuman bakterium lepre itu juga berhak mandapatkan perlakuan sama layaknya masyarakat biasa pada umumnya.
"Penularannya tidak semudah yang dibayangkan. Itu melalui kontak langsung secara terus menerus dalam waktu yang lama minimal dua tahun. Seperti penggunaan handuk dan tinggal serumah," ujarnya.
70 penderita kusta yang dihadirkan di Dinkes Bangkalan merupakan penderita kusta dengan kriteria Neuropati yang terjangkit kurang dari enam bulan.
Biasanya gejala awal jari-jari tangan terasa seperti kesemutan secara terus menerus dan muncul bercak putih memerah yang akhirnya mati rasa pada bercak itu.
"Pemeriksaan dan pengobatan MDT (multi drug teratment) sudah dilakukan sebelumnya. Sekarang lebih intensif yang dilakukan oleh sepuluh dokter dari RS Dr Soetomo," tandasnya.
Seorang penderita kusta, MD (35), warga Kecamatan Kwanyar mengatakan, dirinya telah menjalani pengobatan setiap bulan selama tujuh bulan.
"Alhamdulillah semakin membaik," singkatnya.