Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Mahasiswa UMS Tiduran di Jalan Tolak Kenaikan Harga BBM

Puluhan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar aksi tidur di jalan

zoom-in Mahasiswa UMS Tiduran di Jalan Tolak Kenaikan Harga BBM
TRIBUN JATENG/ADE RIZAL
Puluhan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar aksi tidur di jalan untuk menolak kebijakan kenaikan harga BBM yang digulirkan pemerintah pusat. 

TRIBUNNEWS.COM – Puluhan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar aksi tidur di jalan untuk menolak kebijakan kenaikan harga BBM yang digulirkan pemerintah pusat.

Mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) UMS itu berbaring di tengah Jalan Ahmad Yani, Pabelan Sukoharjo, Selasa (21/5/2013). Akibatnya, lalu lintas jalan penghubung Kota Solo - Kartasura itu sempat tersendat.

Korlap Aksi, Miftahul Saleh mengatakan, aksi berbaring di tengah jalan itu sebagai sindiran kepada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut mahasiswa, pemerintahan saat ini seolah tertidur dan tidak mempedulikan penderitaan yang dialami sebagian rakyat Indonesia.

"Sejak reformasi 1998 sampai saat ini, sudah 15 tahun, agenda pemerintah untuk mensejahterakan rakyat gagal," tegasnya di sela aksi.

Ironisnya, lanjut dia, bukannya mengambil kebijakan untuk mengentaskan kemiskinan, pemerintah justru menggulirkan rencana kenaikan harga BBM. Padahal, Indonesia merupakan 7 besar negara penghasil minyak terbesar di dunia.

"Sayangnya, 80 persen aset-aset strategis negara kita itu dikuasai swasta, bahkan bangsa asing," sambungnya.

Menurut dia, kenaikan harga BBM dengan alasan untuk menyelamatkan APBN tidak perlu terjadi jika pemerintah tidak salah mengalokasikan dananya. "Sekitar 68 persen APBN Indonesia itu untuk gaji pegawai pemerintah," ujarnya.

Berita Rekomendasi

Para mahasiswa berpendapat, pemerintah seharusnya mengutamakan subsidi bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat. Atas dasar itulah, para mahasiswa menilai kepemimpinan Presiden Yudhoyono gagal.

Para pengunjukrasa juga secara tegas menolak kenaikan harga BBM. Mereka juga menuntut pemerintah untuk menasionalisasi aset strategis negara dan memaksimalkan SDA dan SDM Indonesia untuk mencari alternatif sumber tenaga lain pengganti BBM.

Aksi unjukrasa tersebut mendapat pengawalan ketat dari anggota kepolisian Polsek Kartasura. Secara keseluruhan, aksi unjukrasa yang berjalan selama sekitar satu jam itu berjalan lancar. Usai menyuarakan aspirasinya, para mahasiswa dengan tertib kembali ke dalam lingkungan kampus. (Tribun Jateng/ade)

Tags:
BBM
Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas