Daniel Diduga Dirampok dan Dianiaya Geng Motor
Daniel mengaku dirampok oleh kawanan geng motor di Jl Bunga Sakura Kelurahan Asam Kumbang Medan Selayang pada Selasa, (21/5/2013)
Editor:
Dewi Agustina
Laporan Wartawan Tribun Medan, Indra Gunawan Sipahutar
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Setelah Niko Sandinata Damanik (29), warga Pulo Brayan Medan yang diduga dirampok oleh kawanan geng motor, kini muncul lagi korban atas nama Daniel Sitepu (28) warga Jl Sakura 3 Kecamatan Medan Tuntungan.
Daniel mengaku dirampok oleh kawanan geng motor di Jl Bunga Sakura Kelurahan Asam Kumbang Medan Selayang pada Selasa, (21/5/2013). Pengakuan itu diungkapkan oleh pria pengangguran ini saat membuat laporan di Mapolsek Sunggal, Kamis (23/5/2013).
Meski saat dirampok dirinya tidak mendapat tikaman seperti yang dialami oleh Niko, Daniel belum bisa mengikhlaskan sepeda motor Yamaha Mio JT BK 4298 ACV miliknya yang raib. Ia mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB.
"Perawakannya itu gondrong, ada 5 orang yang merampok itu semuanya itu ku lihat masih remaja, geng motor mungkin itu. Pertama orang itu memepet aku kupikir ntah apa kan. Rupanya nggak lama ada yang memukul kepalaku dengan helm," ujar Daniel.
Daniel menceritakan saat itu dirinya baru saja pulang dari rumah pamannya yang berada di Jl Pasar I Kampung Susuk Kecamatan Medan Selayang. Saat melintas di Jln Bunga Sakura tepatnya did epan pintu masuk SMP 30 iapun dipepet. Setelah berulang kali dipukul, Daniel mengaku langsung terjatuh. Selain harus mengalami luka-luka di bagian tangan kanannya kaki kirinya juga dikatakan terkilir.
"Orang itu ada yang menodongkan celurit ke arah perutku, disitu aku nggak bisa bergerak. Sepeda motorku pun langsung diambil sama mereka. Sepi kali disitu berteriaknya aku. Kubilang berulang kali rampok di jalan itu, tapi nggak ada yang dengar," kata Daniel.
Ia mengatakan kelima pelaku langsung membawa kabur sepeda motornya ke arah pasar tradisional Melati. Ia berhasil mendapat pertolongan setelah berhasil menelepon temannya untuk segera datang ke lokasi.
Sementara itu saat dikonfirmasi wartawan kepada Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Bambang Gunanti Hutabarat membenarkan atas laporan tersebut.
"Laporan korban telah kita terima. Selanjutnya akan kita proses. Mengenai aksi perampokan di wilayah hukum Polsek Sunggal, kita akan melakukan patroli mobile di tempat rawan-rawan aksi kejahatan jalanan," ujarnya. (dra/tribun-medan.com)