Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dua Jenazah Korban Runtuhnya Terowongan Freeport Tiba di Medan

dengan menggunakan pesawat Air Fast Indonesia yang menurut informasi merupakan pesawat pribadi PT Freeport Indonesia

Dua Jenazah Korban Runtuhnya Terowongan Freeport Tiba di Medan
Corporate Communication Freeport Indonesia
Para petugas terus melakukan pencarian sekaligus mengevakuasi korban runtuhnya terowongan di fasilitas pelatihan Big Gossan PT Freeport Indonesia, Mimika, Papua, Kamis (16/5/2013). Dinding terowongan tersebut runtuh pada Selasa lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUNNEWS.COM,MEDAN - Dua jenazah korban dari runtuhnya atap terowongan tambang bawah tanah Big Gossan Mil 74 Distrik Tembagapura Timika asal Sumatera Utara tiba ke kampung halaman, Rabu, (22/5/2013) sore.
Kedua korban yakni L. Siahaan dan Feri Edison Pangaribuan (30) tiba di terminal kargo Bandara Polonia Medan sekitar pukul 17.40 WIB. Keduanya diterbangkan langsung dengan menggunakan pesawat Air Fast Indonesia yang menurut informasi merupakan pesawat pribadi PT Freeport Indonesia.

Saat tiba di terminal kargo, kedua jenazah yang sudah dimasukkan kedalam peti tersebut diangkut dengan menggunakan dua gerbong troli. Masing masing peti pun tampak ditutupi dengan plastik terpal biru. Saat itu tidak ada satu orang pun pihak keluarga yang berada di area terminal kargo.

Pihak bandara pun sempat menunggu kehadiran pihak keluarga untuk proses pengambilannya. Ada sekitar 30 menit peti jenazah keduanya diletakkan di halaman terminal kargo.

Pada peti almarhum Feri dipasang foto pribadinya yang menggunakan jas serta dasi, selain itu juga tertempel sebuah surat dari Kantor Pelabuhan Kelas II Biak Wilayah Kerja Bandar Mozes Kilangin. Dalam kertas tertuliskan surat izin mengangkut jenazah dengan alamat terakhir korban Tembagapura Timika. Dijelaskan jika sebab kematian korban akibat kecelakaan kerja yang ditandatangani oleh dokter pemeriksa Dr. Fadja SM Silalahi.

Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas