Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tiket Arus Balik Lebaran dari Semarang Tersedia 23.748

Ribuan tiket itu merupakan 18 kereta api yang berangkat dari stasiun-stasiun di bawah PT KAI Daop IV Semarang

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) IV Semarang merilis, tiket kereta api untuk arus balik Lebaran 2013 masih tersedia sebanyak 23.748 tiket.

Ribuan tiket itu merupakan 18 kereta api yang berangkat dari stasiun-stasiun di bawah PT KAI Daop IV Semarang dan bertujuan ke Bandung, Jakarta, dan Surabaya.

Khusus keberangkatan dari Kota Semarang, ada 16.085 tiket untuk 15 kereta api yang tersedia.

Manager Humas PT KAI Daop IV Semarang Zakaria mengakui ada kereta yang tiketnya telah habis untuk keberangkatan pada masa arus balik 10-18 Agustus 2013. Tiket yang habis adalah tiket empat KA ekonomi AC yakni Brantas, Kertajaya, Matarmaja, Majapahit, serta tiket Gumarang (Eksekutif-Bisnis AC), dan Bangunkarta (Eksekutif). Tiket yang habis adalah tiket perjalanan ke barat maupun timur.

“Sedangkan tiket lainnya rata-rata masih tersedia cukup banyak. Meskipun demikian, data tersebut sewaktu-waktu berubah, bahkan bisa drastis perubahannya,” jelas Zakaria kepada Tribun Jateng, Rabu (22/5/2013).

Dia menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan akan menambah gerbong untuk melayani lonjakan penumpang pada arus mudik maupun balik. Saat ini, pejabat tingkat pusat PT KA masih membahas perlu atau tidaknya menambah gerbong.

Rekomendasi Untuk Anda

“Biasanya akan diputuskan pusat satu bulan sebelum Lebaran," katanya.

Zakaria juga menambahkan, tiket KA tujuan stasiun-stasiun di wilayah Daop IV pada arus mudik telah habis.

"Untuk arus kedatangan ke wilayah Daop IV Semarang, tiketnya sudah habis total,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas