Program Cyber Koperasi Mandek
Untuk meningkatkan jaringan sehingga kinerja terdongkrak, kehadiran dunia cyber dalam era modern dibutuhkan dunia koperasi.
Editor:
Sanusi
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Untuk meningkatkan jaringan sehingga kinerja terdongkrak, kehadiran dunia cyber dalam era modern dibutuhkan dunia koperasi.
"Sayang, sampai saat ini optimalisasi Cyber Koperasi tidak berjalan, termasuk di Jabar," kata Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jabar, Rully Indrawan, Jumat (24/5/2013).
Rully menjelaskan, tidak berjalannya Cyber Koperasi di Jabar secara optimal karena adanya berbagai kendala. Di antaranya, Cyber Koperasi baru pada pengadaan fisik. "Umpamanya, sarana infrastruktur teknologi informatika (TI) yang kurang didukung software yang memadai," jelasnya.
Selain itu, kata dia, kebijakan itu pun kurang didukung oleh berbagai fasilitas, seperti pembiayaan dan pemeliharaan. Pasalnya, biaya untuk pengadaan sarana TI bukan angka yang sedikit. "Selain itu, juga memerlukan program-program pelatihan sumber daya manusia (SDM). Lalu, sosialisasi, dan lainnya," kata dia.
Sebetulnya, ungkap Rully, pihaknya menjalin kerja sama dengan dekopin daerah kota-kabupaten. Meski demikian, aku Rully, selama ini pula, pihaknya jarang dilibatkan, dalam upaya merealisasikan program Cyber Koperasi.
"Informasi yang kami terima, program itu berjalan. Tapi, saat kami bertemu, ternyata, tidak seperti itu," kata Rully. (win)