Astaga, Setiap Jumat Seorang Pria Misterius Suka Pamer 'Burung'
Warga di sekitar Jalan Budi Utomo di belakang Swalayan Roxi dan Kantor Radio Pemerintah Daerah (RPD) Kota Maumere
Editor:
Widiyabuana Slay
Laporan Wartawan Pos Kupang, Okto Manehat
TRIBUNNEWS.COM, MAUMERE- Warga di sekitar Jalan Budi Utomo di belakang Swalayan Roxi dan Kantor Radio Pemerintah Daerah (RPD) Kota Maumere, resah dengan ulah seorang pria misterius.
Setiap Jumat malam atau Sabtu dinihari, pria ini muncul dan memamerkan 'burungnya.' Sebuah rumah kos yang dihuni mahasiswi Unipa Maumere menjadi tempat unjuk 'burung' pria tersebut.
Penghuni kos tersebut, Erni dan rekan-rekannya, kepada Pos Kupang, Sabtu (25/5/2013), menjelaskan, aksi pria misterius ini sudah dilakukan tiga kali dalam tiga minggu terakhir ini. Aksi tersebut biasanya dilakukan setiap hari Jumat tengah malam atau Sabtu dini hari.
Menurut Erni, dirinya baru bisa melihat ciri-ciri pria itu dengan jelas setelah pria itu melakukan aksinya hari Sabtu dinihari (25/5/2013) sekitar pukul 02.00 wita.
"Setiap hari Jumat tengah malam, pria itu berusaha membongkar kaca nako, lalu membuka tirai dan mengganggu kami. Saat pertama melakukan aksinya tiga minggu lalu tepatnya hari Jumat tengah malam, saya kaget dari tidur karena mendengar kaca jendela di kamar saya berbunyi seperti ada yang mau bongkar. Saya lalu teriak hei. Orang itu langsung menyembunyikan diri. Lalu saya periksa kaca nako itu ada bekas seperti telapak kaki kucing," kata Erni.
Saat Erni Tertidur
Kejadian kedua, lanjut Erni, terjadi minggu lalu, juga hari Jumat tengah malam.
Saat itu, jelas Erni, ia sudah terlelap tidur.
Tapi tiba-tiba ia kaget karena seperti ada orang yang mengorek tumit kakinya. Padahal jarak antara tempat tidur dengan jendela nako cukup jauh.
"Saya semakin panik. Setelah saya bangun, mata saya langsung menangkap sebuah bayangan di jendela kaca nako. Tangan orang itu lagi pelan-pelan membuka kain jendela. Saya langsung bersuara, dan orang itu tinggalkan jendela tersebut entah ke mana," kata Erni.
Peristiwa yang sama, jelas Erni, kembali terjadi pada Sabtu (25/5/2013) dinihari sekitar pukul 02.00 Wita.
Beruntung saat itu ibunda Erni ada bersama di kamar tersebut.
Ciri-ciri si Tukang Pamer
"Aksi ketiga pria ini dilakukan sekitar pukul 02.00 Wita Sabtu dinihari. Saat itu saya dengan mama sudah tidur nyenyak. Tiba-tiba mama kaget karena merasakan di pipinya seperti kena lemparan pasir. Saat mama kaget, langsung lihat orang itu dari balik jendela mau berusaha membuka kaca nako dengan satu tangannya. Mama bangun pelan-pelan keluar kamar ke ruang tamu untuk menangkap orang itu, namun dia cepat kabur. Orang tersebut saat itu posisi bajunya diangkat di atas perut dan celananya sudah sampai di lutut. Lalu satu tangannya pegang kemaluannya. Ketika mama keluar, dia lari ke sebelah warung makan soto-sate dan masuk lorong dekat tambal ban terus lari ke bawah," jelas Erni.