Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pesawat Merpati Tergelincir di Kupang karena Hard Landing

Roda pesawat amblas karena kecepatan pesawat saat mendarat, melebihi 9G terhadap gaya gravitasi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pesawat Merpati MA 60 dengan nomor penerbangan PK-MZO yang celaka tadi pagi ketika mendarat di Bandara El Tari Kupang, NTT, disebabkan hard landing.

Roda pesawat amblas karena kecepatan pesawat saat mendarat, melebihi 9G terhadap gaya gravitasi.

"Pesawat mengalami hard landing melebihi 9G, roda ambles," ujar Dirjen Perhubungan Udara Herry Bakti S Gumay kepada wartawan, di kantornya, Jakarta, Senin (10/6/2013).

Walau demikian, Herry belum mengetahui mengapa pesawat mengalami hard landing. Sebab Bandara El Tari Kupang landasannya tidak terlalu sulit. Herry juga tidak bisa memastikan apakah penyebabnya cuaca atau bukan.

Menurut Herry, dari foto pesawat yang jatuh di bandara, cuaca tampaknya cerah saat kejadian.

"Saya belum dapat laporan BMKG (Badan Meteorologi dan Geofisika). Tapi, sepertinya dari foto, cuaca cerah. Bandara sebetulnya tidak terlalu sulit, panjangnya 2.500 meter dan flat (datar) pinggirnya," papar Herry.

Herry pun mengaku masih menunggu penyelidikan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), yang mulai penyelidikan di lapangan besok.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, pesawat berpenumpang 46 orang dewasa dan seorang bayi, mengalami kecelakaan di Bandara El Tari Kupang pukul 10.00 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. (*)

Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas