Pemkab Bone Nilai Mini Market Asing Hambat Pedagang Kecil
pusat berpelanjaan sejenis Alfa Mart maupun Indo Mart menyebabkan perekonomian pedagang kecil tidak bisa berkembang
Editor:
Budi Prasetyo
Laporan Reporter Tribun Timur Mahyuddin
TRIBUNNEWS.COM WATAMPONE --Pemerintah Kabupaten Bone menilai keberadaan pusat berpelanjaan sejenis Alfa Mart maupun Indo Mart menyebabkan perekonomian pedagang kecil tidak bisa berkembang bahkan mematikan usaha kecil yang berada di sekitarnya. Hal ini diungkapkan Kepala Bagian Ekonomi Sekertariat Daerah (Setda) Bone M Akbar, Selasa (11/6/2013).
"Keberadaan mini market tersebut memang memiliki dampak negatif maupun positif. Namun dampak positifnya sangat berdampak buruk pada perekonomian rakyat kecil," tutur M Akbar.
Menurutnya, meski keberadaan mini market tersebut membuka lapangan pekerja bagi masyarakat Bone dan memperluas jaringan investor namun, masyarakat khususnya pengusaha kecil harus menghadapi dan menerima kondisi perekonomian yang diakibatkan keberadaan mini market tersebut.
Akbar menambahkan, ke depannya pemerintah harus mengatur mini market sejenis Alfa Mart maupun Indo Mart agar tidak terlalu merugikan pengusaha kecil yang ada di Kabupaten Bone.
Sementara itu, Sekertaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan M As'Ad memastikan bahwa semua mini market yang ada di Kabupaten Bone memiliki izin resmi dari pemerintahan Bupati yang lalu. Ia menambahkan, pihaknya hanya menindaklanjuti kebijakan tersebut.
M As'ad menambahkan, pihaknya
tidak akan memberikan lagi izin yang serupa sehingga tidak akan ada lagi penambahan mini market sejenis Alfa Mart maupun Indo Mart kecuali menerima syarat kerja sama dengan UKM syarat. Menurutnya, selama ini pihaknya belum menerima keluhan dari pihak UKM yang ada. (Yud)