Pertamina Jateng dan DIY Tambah Stok BBM 20 Persen
Jelang penaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) PT Pertamina Pemasaran Jateng dan DIY menambah stok BBM
Editor:
Budi Prasetyo
Laporan Reporter Tribun Jateng, Bakti buwono
TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Jelang penaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) PT Pertamina Pemasaran Jateng dan DIY menambah stok BBM. Pertamina menambah stok hingga 20 persen dari kebutuhan normal. Hal itu sebagai antisipasi naiknya konsumsi masyarakat jelang penaikkan harga BBM.
"Sampai dengan saat ini konsumsi BBM Subsidi di wilayah Jateng dan DIY telah mengalami peningkatan. Premium rata-rata perhari mencapai 10.570 KL atau meningkat 6,8 persen dari konsumsi normal sebesar 9.899 KL," kata External Relation Pertamina Pemasaran Jateng dan DIY Heppy Wulansari dalam rilis yang diterima Tribun Jateng, Kamis (20/6/2013) sore.
Selain premium, konsumsi solar juga meningkat. Konsumsi solar mencapai 5.810 KL atau meningkat meningkat 10,6 persen dari konsumsi normal 5.252 KL/hari. Pihaknya meminta setiap SPBU mengantisipasi keamanan saat ada antrean.
Peningkatan konsumsi juga membuat SPBU cepat kehabisan stok sehingga Pertamina meminta kepada seluruh Pengusaha SPBU untuk meningkatkan ketersediaan DO (Delivery Order). Sehingga, begitu BBM habis, bisa dijadwalkan pengiriman kembali.
“Saat ini, terdapat 707 SPBU Pertamina yang tersebar di Jateng dan DIY. Untuk memenuhi peningkatan konsumsi, Terminal BBM beroperasi selama 24 jam sehingga bila SPBU kehabisan stok, kita bisa segera melakukan pengiriman jam berapapun ” jelas Heppy.